KEBUMEN, Kebumen24.com – Kontingen rugby Kabupaten Kebumen bersiap menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Sebanyak 27 atlet dilepas untuk berlaga dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut dengan harapan mampu menyumbangkan medali emas dan mengharumkan nama Kabupaten Kebumen.
Pelepasan atlet dipimpin Rektor Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen, Dr. Imam Satibi, di halaman kampus setempat, Senin (26/10/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah dosen sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan para atlet.
Imam Satibi yang juga menjabat Ketua Rugby Kabupaten Kebumen menyampaikan optimisme terhadap kesiapan tim. Menurutnya, para atlet yang diberangkatkan telah melalui proses seleksi dari sejumlah perwakilan, baik kalangan pelajar maupun mahasiswa, dengan mempertimbangkan kemampuan dan kesiapan bertanding.
“Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama melepas atlet rugby Kabupaten Kebumen untuk mengikuti Porprov Jawa Tengah. Harapan kami, rugby bisa memberikan tambahan medali emas bagi Kebumen,” ujarnya.
Ia mengajak masyarakat untuk memberikan doa dan dukungan agar seluruh atlet mampu menunjukkan performa terbaik, menjaga keselamatan selama perjalanan, serta kembali ke Kebumen dengan membawa prestasi membanggakan.
“Kami mohon doa restu dari seluruh masyarakat Kebumen. Mudah-mudahan atlet rugby bisa meraih emas, berangkat dengan selamat, pulang dengan selamat, dan membawa kebanggaan bagi daerah,” katanya.
Sebagai pimpinan perguruan tinggi sekaligus pengurus olahraga, Imam menegaskan komitmen UMNU Kebumen untuk mendukung pengembangan olahraga, khususnya bagi generasi muda yang memiliki bakat dan potensi berprestasi.
Menurutnya, keberadaan Program Studi Pendidikan Olahraga di UMNU Kebumen menjadi salah satu upaya kampus dalam membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan atletik tanpa mengesampingkan pendidikan formal.
UMNU Kebumen juga menyiapkan bentuk apresiasi bagi mahasiswa yang berhasil meraih prestasi di bidang olahraga. Salah satunya melalui Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI), yang dapat menjadi dokumen pendukung untuk mencatat kompetensi dan capaian mahasiswa selama menjalani pendidikan tinggi.
“Kami sangat mendukung mahasiswa yang memiliki bakat olahraga. Jika mereka berhasil meraih medali emas, tentu ada apresiasi yang kami siapkan, termasuk SKPI yang dapat menjadi bagian dari rekam capaian mereka selama kuliah,” jelasnya.
Selain itu, pihak kampus berencana memberikan penghargaan khusus kepada atlet UMNU yang berhasil menjadi juara. Dukungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan motivasi mahasiswa untuk terus berlatih dan meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Imam juga menyinggung keberhasilan mahasiswa UMNU Kebumen dari cabang olahraga sepak takraw yang sebelumnya berhasil meraih medali emas. Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi atlet rugby untuk turut menyumbangkan prestasi bagi Kabupaten Kebumen pada Porprov Jawa Tengah 2026.
Lebih lanjut, Imam menilai olahraga tidak hanya berperan dalam menjaga kesehatan dan kebugaran, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi diri, membangun karakter, dan membuka peluang masa depan.
Menurutnya, Kebumen memiliki banyak anak muda berbakat di berbagai cabang olahraga. Potensi tersebut perlu didukung melalui pembinaan berkelanjutan, akses pendidikan, serta fasilitas yang memadai agar para atlet dapat berkembang secara optimal.
Ia mengingatkan bahwa prestasi olahraga perlu berjalan beriringan dengan pendidikan. Para atlet diharapkan tidak hanya berorientasi pada kemenangan dan medali, tetapi juga mempersiapkan masa depan setelah tidak lagi aktif berkompetisi.
“Kita tidak bisa hanya mengandalkan satu kali prestasi atau sekali menjadi juara. Atlet juga perlu memikirkan kehidupan berikutnya. Karena itu, bakat olahraga harus terus dikembangkan dan didukung dengan pendidikan agar mereka memiliki masa depan yang jelas,” ungkapnya.
Imam menambahkan, UMNU Kebumen berupaya menjadi salah satu pilihan bagi atlet yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus mengembangkan karier di bidang olahraga. Lulusan Program Studi Pendidikan Olahraga, misalnya, memiliki peluang untuk berkarier sebagai guru olahraga maupun menekuni bidang lain yang relevan.
Dukungan perguruan tinggi, organisasi olahraga, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan. Dengan persiapan dan dukungan bersama, kontingen rugby Kebumen diharapkan mampu tampil maksimal dan menambah koleksi medali bagi daerah dalam Porprov Jawa Tengah 2026. (K24/*)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.














