Olah Raga

Dramatis! Taklukkan Semarang Lewat Adu Penalti, Kebumen Melaju ke Final Futsal Porprov Jateng 2026

×

Dramatis! Taklukkan Semarang Lewat Adu Penalti, Kebumen Melaju ke Final Futsal Porprov Jateng 2026

Sebarkan artikel ini

SEMARANG, Kebumen24.com – Tim futsal Kabupaten Kebumen memastikan tiket ke partai final cabang olahraga futsal Porprov XVII Jawa Tengah 2026 setelah menyingkirkan Kota Semarang melalui drama adu penalti. Dalam laga semifinal yang berlangsung di GOR Futsal Undip, Tembalang, Semarang, Senin (26/10/2026), Kebumen menang dengan skor akhir 7-6 setelah kedua tim bermain imbang 3-3 pada waktu normal.

Kemenangan dramatis tersebut menjadi bukti semangat juang skuad Kebumen yang mampu bangkit di tengah tekanan, bahkan ketika pertandingan nyaris berakhir dengan kekalahan.

Sejak awal laga, pertandingan berlangsung sengit. Kota Semarang yang mendapat dukungan langsung dari suporternya justru lebih dahulu kebobolan. Zainal Arifin membawa Kebumen unggul 1-0 pada menit ke-5.

Semarang baru mampu menyamakan kedudukan menjelang akhir babak pertama melalui gol Arkan Abilah pada menit ke-20. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pertandingan semakin menegangkan. Semarang berbalik unggul 2-1 melalui gol Rizki Desta Putra pada menit ke-21. Namun, Kebumen kembali menunjukkan perlawanan. Zainal Arifin mencetak gol keduanya pada menit ke-23 sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Semarang kembali memimpin setelah Rizki Desta Putra mencetak gol keduanya pada menit ke-36. Keunggulan 3-2 membuat tuan rumah berada di atas angin.

Tertinggal dengan waktu pertandingan tersisa sekitar empat menit, Kebumen tidak menyerah. Pelatih Anjrah Setyarka menginstruksikan anak asuhnya menerapkan strategi power play dengan menggunakan kiper terbang untuk meningkatkan tekanan ke pertahanan lawan.

Strategi tersebut membuahkan hasil. Melalui skema serangan dan umpan cepat dari kaki ke kaki, Farid Angga Aditya sukses mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-39. Skor berubah menjadi 3-3 dan bertahan hingga peluit akhir waktu normal berbunyi.

Pertandingan pun harus ditentukan melalui adu penalti. Dalam babak penentuan ini, Kebumen tampil lebih efektif dan berhasil memastikan kemenangan dengan skor akhir 7-6. Hasil tersebut sekaligus mengantarkan tim futsal Kebumen ke partai final.

Pelatih futsal Kabupaten Kebumen, Anjrah Setyarka, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan timnya melangkah ke final. Ia mengapresiasi kerja keras para pemain, ofisial, serta manajemen yang telah berjuang bersama sepanjang kompetisi.

“Alhamdulillah, hasil ini sesuai dengan harapan kami semua. Ini berkat kerja keras pemain, ofisial, dan manajemen. Secara keseluruhan, selamat juga untuk Semarang yang sudah menguras energi dalam pertandingan ini,” ujarnya.

Menurut Anjrah, salah satu kunci keberhasilan Kebumen adalah menjaga kepercayaan diri dan semangat pantang menyerah, baik ketika unggul maupun saat berada dalam posisi tertinggal.

Ia mengingatkan para pemain agar tetap yakin selama pertandingan belum berakhir. Baginya, peluang untuk meraih kemenangan harus terus diperjuangkan hingga peluit panjang dibunyikan.

“Selama pertandingan belum selesai, pemain harus tetap percaya. Mau unggul atau tertinggal, harus tetap yakin bisa menang dan pantang menyerah,” tegasnya.

Menghadapi partai final, Anjrah menyatakan timnya akan memusatkan perhatian pada kesiapan dan performa sendiri, tanpa terlalu memikirkan siapa lawan yang akan dihadapi.

“Di final, bertemu siapa saja kami fokus pada tim sendiri dan mempersiapkan diri sebaik mungkin. Mudah-mudahan di final nanti kami bisa tampil lebih baik dan meraih medali emas,” harapnya.

Di kubu lawan, pelatih Kota Semarang, M. Afandi, mengaku kecewa karena timnya gagal mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.

Ia menilai Semarang sebenarnya memiliki peluang besar untuk memenangkan pertandingan setelah berhasil membalikkan keadaan. Namun, hilangnya konsentrasi pada menit-menit akhir membuat Kebumen mampu menyamakan kedudukan dan memaksakan adu penalti.

“Cukup disayangkan karena kami sempat tertinggal, kemudian bisa membalikkan keadaan, tetapi akhirnya disamakan dan harus menjalani adu penalti. Pada gol terakhir, kami kehilangan fokus. Seharusnya situasi itu bisa diantisipasi sehingga mereka tidak bisa menyamakan kedudukan,” kata Afandi.

Afandi juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Semarang karena timnya gagal mempertahankan gelar juara. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi perjuangan para pemain yang telah tampil maksimal sepanjang pertandingan.

“Saya meminta maaf karena tidak bisa mempertahankan juara untuk warga Kota Semarang. Namun, anak-anak sudah berjuang maksimal. Untuk adu penalti, hasilnya juga bergantung pada rezeki dan keberuntungan,” pungkasnya.

Keberhasilan melewati semifinal menjadi modal penting bagi Kebumen untuk menghadapi laga penentuan. Pada partai final, Kebumen dijadwalkan bertemu Kota Surakarta di GOR Futsal Undip, Tembalang, Semarang, Selasa (27/10/2026), pukul 13.00 WIB.

Laga tersebut menjadi kesempatan bagi skuad Kebumen untuk menuntaskan perjuangan dengan meraih medali emas Porprov XVII Jawa Tengah 2026.

Sementara itu, Kota Semarang akan berjuang memperebutkan medali perunggu dengan menghadapi Kabupaten Kendal pada hari yang sama.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.