Pendidikan

Usung Budaya Inovasi, Dies Natalis ke-25 UPB Kebumen Resmi Dibuka

80
×

Usung Budaya Inovasi, Dies Natalis ke-25 UPB Kebumen Resmi Dibuka

Sebarkan artikel ini

PEJAGOAN, Kebumen24.com – Mengusung semangat menjadikan inovasi sebagai budaya kampus, Universitas Putra Bangsa (UPB) Kebumen resmi membuka rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-25 di Aula Kampus UPB, Sabtu (20/6/2026).

Perayaan seperempat abad perjalanan UPB tersebut menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan panjang institusi sekaligus memperkuat komitmen dalam mencetak generasi unggul, kompetitif, dan berakhlak mulia.

Dengan mengangkat tema “A Quarter Century of Innovation as a Culture”, Dies Natalis ke-25 UPB tidak sekadar menjadi perayaan bertambahnya usia perguruan tinggi, tetapi juga menjadi ruang evaluasi, refleksi, serta penguatan budaya inovasi dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin cepat dan penuh tantangan.

Ketua Panitia Dies Natalis ke-25 UPB, Larasati Haningtyas, menyampaikan bahwa perjalanan 25 tahun UPB merupakan proses panjang yang penuh dinamika, tantangan, dan berbagai perubahan. Menurutnya, inovasi menjadi salah satu fondasi utama yang membuat UPB mampu terus tumbuh dan beradaptasi.

“Dies Natalis ini bukan hanya tentang perayaan usia, tetapi menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan selama 25 tahun. Selama itu pula UPB terus berkembang dan beradaptasi melalui berbagai inovasi yang dibangun sebagai budaya organisasi,” ujar Larasati.

Ia menegaskan, budaya inovasi harus terus dipelihara dan dikembangkan agar UPB mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi tinggi, siap bersaing, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan perkembangan global.

Dalam rangka menyemarakkan Dies Natalis ke-25, panitia telah menyiapkan berbagai kegiatan yang melibatkan pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang sebagai wadah kolaborasi, kreativitas, sekaligus pengembangan potensi generasi muda.

Berbagai agenda yang telah disiapkan di antaranya Seminar Mental and Physical Health pada 20 Juni 2026, Workshop Content Creator dan Affiliate pada 28 Juni 2026, Rektor Cup Voli tanggal 4–5 Juli 2026, Lomba Business Plan pada 11 Juli 2026, Lomba Tari Kreasi tanggal 12 Juli 2026, Turnamen Mobile Legends pada 18–19 Juli 2026, Diskusi Terbuka tanggal 25 Juli 2026, Lomba Story Telling pada 1 Agustus 2026, hingga puncak Dies Natalis yang akan digelar pada 4 September 2026.

“Harapan kami seluruh rangkaian kegiatan ini dapat menjadi wadah yang bermanfaat, menginspirasi, sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum,” jelas Larasati.

Sementara itu, Rektor Universitas Putra Bangsa, Dr. Gunarso Wiwoho, S.E., M.M., menyampaikan bahwa usia 25 tahun bagi sebuah perguruan tinggi masih tergolong muda. Namun, usia tersebut tidak menjadi hambatan bagi UPB untuk terus berkembang dan mencatatkan berbagai prestasi.

Ia mengungkapkan, UPB saat ini terus melakukan penguatan mutu akademik melalui proses reakreditasi sejumlah program studi, di antaranya Program Studi S1 Manajemen, S1 Bisnis Digital, dan S1 Akuntansi.

“Target kita tentu menuju akreditasi unggul. Dengan status unggul, perguruan tinggi memiliki ruang yang lebih besar untuk terus melakukan perbaikan melalui evaluasi dan berbagai masukan demi memberikan layanan pendidikan terbaik bagi mahasiswa,” jelas Gunarso.

Menurutnya, peningkatan kualitas institusi akan berdampak langsung terhadap daya saing mahasiswa maupun alumni. Karena itu, UPB terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama para dosen.

Saat ini, UPB telah memiliki 11 dosen berkualifikasi doktor, sementara sekitar 30 dosen lainnya sedang menempuh pendidikan doktoral sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas akademik.

“Kami juga terus mendorong peningkatan jabatan akademik dosen. Mudah-mudahan ke depan Universitas Putra Bangsa dapat mengukuhkan profesor baru sebagai bagian dari perkembangan institusi,” harapnya.

Ketua Yayasan Pendidikan Putra Bangsa Kebumen, Prof. Dr. H. Slamet Ahmadi, M.M., menilai Dies Natalis ke-25 menjadi momentum penting untuk semakin mendekatkan UPB dengan cita-cita sebagai perguruan tinggi yang unggul, kompetitif, dan berakhlak mulia.

Ia menjelaskan, perjalanan UPB telah melewati dua fase penting, yakni sebagai Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) sejak tahun 2001 hingga 2021, kemudian bertransformasi menjadi universitas pada tahun 2021.

“Kalau manusia usia 25 tahun sudah memasuki masa dewasa, tetapi bagi sebuah perguruan tinggi usia ini masih relatif muda. Karena itu kita harus terus melakukan refleksi dan mengubah pola pikir menjadi pribadi yang kompetitif,” ungkap Ahmadi.

Menurutnya, kompetitif berarti memiliki semangat berprestasi, berani menghadapi persaingan, serta selalu berusaha memberikan yang terbaik di bidang masing-masing. Namun, kemampuan tersebut harus berjalan beriringan dengan karakter dan akhlak yang baik.

“Unggul saja belum cukup. Kita juga harus mampu melahirkan lulusan yang berakhlak mulia. Ketika lulusan kita unggul, kompetitif, dan berkarakter, maka tugas berikutnya adalah mempertahankan serta meningkatkan kualitas tersebut,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan mencetak lulusan berkualitas membutuhkan sinergi seluruh elemen, mulai dari yayasan, pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, hingga seluruh civitas akademika.

Dengan semangat inovasi yang terus dikembangkan, Dies Natalis ke-25 menjadi bukti perjalanan panjang UPB dalam membangun budaya akademik yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(K24/Ilham)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.