KEBUMEN, Kebumen24.com – Semangat berbagi dan kepedulian sosial mewarnai peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kabupaten Kebumen. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kebumen menggelar kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas dengan menyalurkan 199 bingkisan kebahagiaan kepada anak yatim, piatu, dan penyandang disabilitas, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen tersebut mengusung tema “Pesan Inklusif untuk Anak Negeri, Menebar Maslahat, Menguatkan Umat.” Tema ini menjadi cerminan komitmen bersama untuk menghadirkan perhatian dan dukungan nyata bagi kelompok yang membutuhkan, sekaligus memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Sebanyak 199 paket bantuan berhasil dihimpun melalui kolaborasi antara Kemenag Kebumen, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kebumen, lembaga amil zakat (LAZ) se-Kabupaten Kebumen, serta Dharma Wanita Persatuan Kankemenag Kebumen.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kankemenag Kebumen yang diwakili Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Fahrudin, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kebumen Solikhin, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Kebumen Sri Hari Susanti, perwakilan Kantor BPN Kebumen Wahyu Agus Wibowo, serta Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Kebumen Fauzi Maksum.
Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Para penerima manfaat tampak antusias menerima bingkisan yang diharapkan dapat memberikan kebahagiaan sekaligus semangat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, Fahrudin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, perhatian terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas harus dilakukan secara berkelanjutan dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata.
“Pendampingan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas harus dilakukan secara berkelanjutan. Kita perlu memastikan mereka memperoleh pendidikan, pembinaan, dan kehidupan yang layak hingga mampu mandiri,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa anak yatim dan penyandang disabilitas merupakan amanah yang harus dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat.
“Kita tidak boleh membiarkan anak yatim dan penyandang disabilitas hidup tanpa perhatian. Mereka adalah amanah yang harus dijaga bersama. Kepedulian kepada mereka merupakan bagian dari tanggung jawab keagamaan dan kemanusiaan,” tegas Fahrudin.
Sementara itu, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kankemenag Kebumen, Solikhin, menjelaskan bahwa program Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas merupakan kegiatan nasional yang dilaksanakan secara serentak mulai dari tingkat Kementerian Agama Republik Indonesia, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, hingga Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota.
“Tahun ini sebanyak 199 paket bantuan berhasil dihimpun dan disalurkan kepada anak yatim, piatu, serta penyandang disabilitas di Kabupaten Kebumen,” jelasnya.
Selain penyaluran bantuan sosial, pada kesempatan tersebut Kemenag Kebumen juga menyerahkan enam sertifikat tanah wakaf kepada para nazir. Penyerahan sertifikat ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola dan legalitas aset wakaf di Kabupaten Kebumen agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kemaslahatan umat.
Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Kebumen, Sri Hari Susanti, menyambut baik sinergi yang telah terjalin bersama Kementerian Agama. Ia menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus mendampingi anak yatim dan penyandang disabilitas melalui berbagai program yang telah disiapkan.
Menurutnya, BAZNAS memiliki program beasiswa pendidikan, bantuan sosial, hingga bantuan alat bantu bagi penyandang disabilitas seperti kursi roda, kruk, dan kebutuhan lainnya sesuai kondisi penerima manfaat.
“Kami siap melanjutkan kolaborasi bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen. Program-program BAZNAS terbuka untuk mendukung pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan anak yatim maupun penyandang disabilitas agar mereka memiliki kesempatan berkembang secara optimal,” ungkap Sri Hari Susanti.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















