KEBUMEN, Kebumen24.com – Peristiwa tragis dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menggemparkan warga Desa Jogomulyo, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Selasa (12/5/2026) siang. Seorang pria berinisial SP diduga menganiaya istri dan ibu mertuanya hingga meninggal dunia.
Kedua korban diketahui berinisial PA (52) dan EP (33). Meski sempat mendapatkan penanganan medis intensif di RSU Purbowangi, nyawa keduanya tidak berhasil diselamatkan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa memilukan itu pertama kali diketahui sekitar pukul 11.40 WIB. Saat itu, seorang tetangga korban bernama Suparni (52) sedang memberi makan kambing sepulang dari pasar. Rumah saksi diketahui hanya berjarak beberapa meter dari lokasi kejadian.
Tiba-tiba, Suparni mendengar suara jeritan minta tolong dari arah rumah korban. Merasa curiga, ia kemudian meminta bantuan Ketua RT setempat untuk mengecek kondisi di dalam rumah.
Namun ketika keduanya tiba di lokasi, suara jeritan sudah tidak terdengar lagi. Karena penasaran, saksi mencoba melihat ke dalam rumah melalui sela pintu yang sedikit terbuka.
Saat itulah saksi mendapati pemandangan mengenaskan di dalam kamar rumah korban. Terduga pelaku terlihat berada bersama istri dan ibu mertuanya yang sudah dalam kondisi bersimbah darah.
Menurut keterangan saksi, ibu korban saat itu masih sempat merintih kesakitan, sementara sang istri sudah tidak memberikan respons. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan dan berusaha memberikan pertolongan.
Kedua korban kemudian dievakuasi ke RSU Purbowangi untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nahas, nyawa keduanya tidak tertolong akibat luka parah yang diderita.
Sementara itu, terduga pelaku yang diketahui baru pulang merantau dari Kalimantan dua hari sebelum kejadian kini telah diamankan di Polres Kebumen untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Kebumen I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, Polisi saat ini masih mendalami motif serta kronologi lengkap kejadian.
“Pelaku melakukan penganiayaan terhadap istri dan mertuanya sehingga menyebabkan luka parah dan meninggal dunia,” ujar Kapolres.
Selain memeriksa sejumlah saksi, petugas kepolisian juga mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian guna kepentingan penyidikan. Hingga kini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar karena terjadi pada siang hari di lingkungan permukiman. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus sepenuhnya kepada pihak berwenang.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















