Pendidikan

Kuliah Tak Harus Mulai dari Nol! IAINU Kebumen Hadirkan Program RPL, Masa Studi Bisa Dipangkas hingga 50 Persen

70
×

Kuliah Tak Harus Mulai dari Nol! IAINU Kebumen Hadirkan Program RPL, Masa Studi Bisa Dipangkas hingga 50 Persen

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com — IAINU Kebumen terus memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif dan fleksibel melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Melalui program ini, pengalaman kerja dan kompetensi yang telah dimiliki calon mahasiswa diakui sebagai bagian dari proses akademik, sehingga masa studi dapat dipersingkat hingga 50 persen.

Program RPL di IAINU Kebumen saat ini mencakup empat program studi, yakni Program Pascasarjana (S2) Manajemen Pendidikan Islam, serta tiga program studi sarjana meliputi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI).

Salah satu pelaksanaan asesmen RPL sukses digelar Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAINU Kebumen pada Minggu (17/05/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 40 mahasiswa dan berlangsung lancar, tertib, serta penuh antusiasme.

Dalam asesmen tersebut, peserta menjalani proses klarifikasi bukti fisik portofolio dan wawancara guna mengukur capaian kompetensi yang diperoleh dari pengalaman kerja maupun pembelajaran sebelumnya. Program RPL dinilai menjadi solusi strategis bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa harus mengulang proses pembelajaran dari awal.

Asesmen menghadirkan dua asesor berpengalaman, yakni Dr. Imam Subarkah dan H. Agus Salim Chamidi. Keduanya melakukan penilaian secara komprehensif untuk memastikan kualitas lulusan tetap sesuai standar akademik perguruan tinggi.

Menurut Dr. Imam Subarkah, sebelum asesmen dimulai, Ketua Program Studi PAI, Dr. Siti Fatimah memberikan penguatan dan motivasi kepada peserta. Ia menyampaikan bahwa program RPL menjadi peluang emas bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan secara lebih fleksibel dan relevan dengan pengalaman yang telah dimiliki.

“RPL menjadi bentuk pengakuan terhadap pengalaman dan kompetensi yang selama ini diperoleh di dunia kerja maupun lingkungan profesional,” ujarnya.

Dukungan juga disampaikan Dekan Fakultas Tarbiyah IAINU Kebumen, Dr. Umi Arifah. Dalam arahannya, ia meminta seluruh peserta untuk percaya diri saat mengikuti asesmen.

Menurutnya, RPL bukan sekadar jalur alternatif pendidikan, melainkan bentuk pengakuan resmi terhadap kompetensi nyata yang dimiliki mahasiswa.

Lebih lanjut, Dr. Imam Subarkah menegaskan bahwa melalui program tersebut, IAINU Kebumen semakin menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

‘’ Dengan Program RPL ini diharapkan menjadi pilihan utama bagi para guru, praktisi pendidikan, maupun masyarakat umum yang ingin meningkatkan kualifikasi akademik tanpa harus meninggalkan aktivitas profesional mereka,’’imbuhnya.

Ditegaskan, ke depan, Program Studi PAI Fakultas Tarbiyah IAINU Kebumen juga berkomitmen terus menghadirkan inovasi layanan pendidikan, termasuk memperluas akses RPL sebagai bagian dari transformasi pendidikan tinggi yang responsif terhadap perkembangan zaman.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.