KEBUMEN, Kebumen24.com — Komitmen menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) terus diperkuat MAN 2 Kebumen melalui sosialisasi pengenalan Zona Integritas kepada seluruh siswa, guru, dan pegawai di lapangan madrasah, Senin (18/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menanamkan budaya integritas, disiplin, tanggung jawab, serta semangat anti korupsi kepada seluruh warga madrasah sejak dini. Sosialisasi berlangsung dengan penuh antusias dan diikuti seluruh civitas akademika MAN 2 Kebumen.
Wakil Kepala MAN 2 Kebumen Bidang Kesiswaan, Akhmad Maksus, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas berbagai prestasi yang berhasil diraih MAN 2 Kebumen, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Ia menjelaskan, perjuangan MAN 2 Kebumen dalam mengikuti penilaian Zona Integritas telah dimulai sejak tahun 2020. Hingga saat ini, MAN 2 Kebumen menjadi madrasah pertama di wilayah Karesidenan Kedu yang berhasil lolos hingga tahap wawancara Tim Penilai Nasional dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB).
“Prestasi MAN 2 Kebumen sungguh luar biasa. Saya dan seluruh bapak ibu guru merasa bangga atas berbagai capaian yang telah diraih bersama, baik di bidang riset, olahraga, maupun kewirausahaan. Penilaian Zona Integritas ini sudah berjalan lima kali sejak tahun 2020. Karena itu, keberhasilan mewujudkan wilayah bebas dari korupsi membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh pihak,” ujarnya.
Menurutnya, proses penilaian Zona Integritas bukanlah hal mudah karena harus melalui empat tahapan penting, mulai dari penilaian tingkat Kantor Wilayah, Direktorat Jenderal, Inspektorat Jenderal, hingga tahap akhir di Kementerian PANRB.
Selain memperkuat pemahaman tentang integritas, Akhmad Maksus juga mengajak seluruh warga madrasah untuk terus menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah agar tercipta suasana belajar yang nyaman dan kondusif.
“Mari jadikan madrasah yang kita cintai ini sebagai tempat yang nyaman untuk belajar dan berkembang bersama. Dengan menjaga kebersihan dan keindahan, akan tumbuh rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga madrasah,” tambahnya.
Melalui sosialisasi tersebut, ia berharap kesadaran seluruh civitas akademika terhadap pentingnya Zona Integritas semakin meningkat. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar madrasah dalam mewujudkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















