PERISTIWA

Remaja Asal Banjarnegara Terseret Ombak di Watu Bale Ditemukan Meninggal Dunia

704
×

Remaja Asal Banjarnegara Terseret Ombak di Watu Bale Ditemukan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Proses evakuasi jenazah remaja asal Banjarnegara usai ditemukan sekitar 3 kilometer dari lokasi kejadian di Pantai Watu Bale.

KEBUMEN, Kebumen24.com – Upaya pencarian korban terseret ombak di Pantai Watu Bale, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua operasi pencarian, Senin (30/03/2026).

Korban diketahui bernama Ibnuyun bin Bayad (15), warga Desa Pucang, Kabupaten Banjarnegara. Sebelumnya, korban dilaporkan hilang setelah terseret ombak saat berenang bersama dua rekannya di kawasan wisata tersebut.

Peristiwa nahas ini terjadi pada Minggu (29/03) sekitar pukul 08.55 WIB. Saat itu, tiga wisatawan sedang mandi di pantai, namun tiba-tiba terseret arus gelombang. Dua orang berhasil diselamatkan, sementara korban hilang dan langsung dilakukan pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

Kantor SAR Basarnas Cilacap menerima laporan kejadian pada pukul 09.50 WIB dari seorang pelapor bernama Beja. Sejak laporan diterima, proses pencarian segera dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur SAR.

Memasuki hari kedua operasi (H2), Senin pagi pukul 07.00 WIB, Tim SAR Gabungan menggelar briefing dan membagi tim menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU).

SRU 1 melakukan penyisiran darat dari lokasi kejadian ke arah barat hingga Pantai Lampon.

SRU 2 menyisir perairan sekitar lokasi menggunakan perahu LCR dengan jangkauan sekitar 1,5 nautical mile.

Sementara SRU 3 melakukan pencarian di perairan ke arah barat menggunakan jukung SAR Lawet Perkasa dengan jangkauan serupa.

Koordinator Tim SAR Gabungan, Rowidin, menyampaikan bahwa korban akhirnya ditemukan pada pukul 08.00 WIB.

“Korban ditemukan pada koordinat 7°47’37.34″S 109°26’26.98″T atau sekitar 3 kilometer ke arah selatan dari lokasi kejadian. Setelah dilakukan identifikasi, korban dipastikan merupakan survivor yang sebelumnya dalam pencarian,” jelasnya.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup, dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para wisatawan untuk selalu waspada saat beraktivitas di pantai, terutama di kawasan pesisir selatan Kebumen yang dikenal memiliki gelombang laut cukup tinggi dan berbahaya.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.