Uncategorized

Asal-Usul Desa Ranterejo Klirong Kebumen: Dari Dua Dukuh yang Terpisah Sungai hingga Melahirkan Kepemimpinan Desa Bersejarah

359
×

Asal-Usul Desa Ranterejo Klirong Kebumen: Dari Dua Dukuh yang Terpisah Sungai hingga Melahirkan Kepemimpinan Desa Bersejarah

Sebarkan artikel ini
ilustrasi

KEBUMEN, Kebumen24.com – Desa Ranterejo di Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen, menyimpan sejarah panjang yang sarat dengan legenda, nilai budaya, dan perjalanan pemerintahan desa dari masa ke masa. Nama Ranterejo sendiri memiliki makna filosofis yang kuat, yang diwariskan secara turun-temurun oleh para sesepuh dan tokoh masyarakat setempat.

Berdasarkan cerita sejarah desa dan sumber-sumber dari para tokoh masyarakat, nama Ranterejo berasal dari penggabungan dua dukuh yang dahulu terpisah oleh aliran sungai, yakni Dukuh Rante dan Dukuh Joho. Sungai yang memisahkan keduanya berada di wilayah RT 001 RW 002 dan mengalir menuju Sungai Kali Kating.

Secara bahasa Jawa, kata “Rante” berarti rantai atau gandengan besi yang saling terhubung satu sama lain. Makna ini melambangkan hubungan yang erat dan berkesinambungan antarwarga. Filosofi tersebut menggambarkan persaudaraan yang kuat serta kebersamaan yang tidak terputus.

Sementara itu, kata “Rejo” memiliki arti kemakmuran, kesejahteraan, atau kejayaan. Dalam makna yang lebih luas, istilah ini juga sering diartikan sebagai kondisi masyarakat yang hidup makmur, damai, dan sejahtera.

Dengan demikian, gabungan kata Ranterejo dimaknai sebagai simbol kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat yang terjalin secara berkesinambungan dalam ikatan persaudaraan yang kuat.

Jejak Sejarah Sebelum Masa Kolonial

Sejarah peradaban di Desa Ranterejo diperkirakan telah ada sejak sebelum masa kolonial. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya sejumlah situs makam bersejarah yang masih dikenal hingga kini oleh masyarakat setempat.

Beberapa situs tersebut antara lain Makam Joho, yang saat ini berada di area lapangan umum desa, serta Makam Galeng Dawa dan Makam Boga. Selain itu, terdapat pula dua makam tokoh yang diyakini sebagai waliyullah, yaitu Syekh Abdul Fatah yang dimakamkan di area Makam Galeng Dawa dan Syekh Abdul Mungit yang dimakamkan di Makam Boga.

Keberadaan situs-situs tersebut menjadi bukti bahwa Desa Ranterejo telah menjadi bagian dari perjalanan sejarah panjang masyarakat di wilayah Kebumen.

Perjalanan Kepemimpinan Desa

Dalam perjalanan pemerintahannya, Desa Ranterejo telah dipimpin oleh sejumlah kepala desa sejak sebelum tahun 1921 hingga sekarang. Pada masa awal, sistem pemerintahan desa masih menggunakan sebutan Kabayan atau Pademangan.

Pada tahun 1921, masyarakat Desa Ranterejo menggelar musyawarah untuk memilih kepala desa pertama secara mufakat. Dalam musyawarah tersebut terpilih Simbah Raden Sringgo Sumotarmo sebagai pemimpin desa yang menjabat hingga tahun 1942.

Selanjutnya, pada tahun 1943, kembali digelar pemilihan kepala desa yang diikuti oleh tiga tokoh masyarakat, yaitu Suradi atau H. Abdul Majid, Sudiro, dan Abdul Kahfi. Dalam pemilihan tersebut, Suradi atau H. Abdul Majid memperoleh suara terbanyak dan memimpin Desa Ranterejo selama 43 tahun hingga tahun 1986.

Memasuki era pemerintahan yang lebih demokratis, pemilihan kepala desa mulai menggunakan sistem pencoblosan. Pada tahun 1986, Soedarjo terpilih sebagai kepala desa dan menjabat hingga tahun 1998.

Pemilihan berikutnya pada tahun 1998 dimenangkan oleh Hasanudin, yang memimpin desa selama dua periode. Setelah itu, pada tahun 2007, Tanto Kuswoyo terpilih sebagai kepala desa Ranterejo yang ke-6.

Pada pemilihan kepala desa tahun 2013, Mohamad Muhlasin berhasil memenangkan pemilihan dan menjabat hingga tahun 2019. Kemudian dalam pemilihan kepala desa serentak Kabupaten Kebumen tahap kedua pada 19 Juli 2019, Tanto Kuswoyo kembali terpilih dan hingga kini masih menjabat sebagai Kepala Desa Ranterejo.

Sejarah panjang Desa Ranterejo ini menjadi gambaran bagaimana sebuah desa tumbuh dari legenda dan nilai-nilai kebersamaan hingga berkembang menjadi komunitas masyarakat yang terus menjaga tradisi dan persatuan.

Sumber:
Website Resmi Desa Ranterejo Kecamatan Klirong Kabupaten Kebumen
https://ranterejo.kec-klirong.kebumenkab.go.id/index.php/web/artikel/4/208


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com