GOMBONG, Kebumen24.com — Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, yang menjadi salah satu rintisan Kecamatan Berdaya, menggelar kegiatan Senam Sehat dan Pembinaan Kader PKK serta Kader Kesehatan, Jumat (23/1/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Pendopo Kecamatan Gombong ini berlangsung semarak dan penuh keakraban. Selain sebagai ajang menjaga kebugaran, acara tersebut juga menjadi wujud nyata sinkronisasi program pemerintah daerah hingga tingkat akar rumput.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Bupati Kebumen Lilis Nuryani, didampingi Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta unsur Forkopimcam Gombong.
Sejak pagi, ratusan kader tampak antusias mengikuti senam bersama yang dipimpin instruktur. Suasana semakin meriah saat kegiatan dilanjutkan dengan kuis interaktif berhadiah yang dipandu langsung oleh Bupati Lilis dan dr. Reza.
Sebagai bentuk apresiasi, dua unit sepeda disiapkan Bupati Lilis sebagai hadiah utama. Sementara dr. Reza menambahkan tiga voucher uang tunai bagi peserta yang mampu menjawab pertanyaan seputar wawasan daerah dan kesehatan.
Salah satu momen menarik terjadi saat Bupati Lilis melontarkan pertanyaan mengenai kepanjangan slogan “Kebumen Berdaya.” Meski banyak peserta bersemangat maju ke depan, tak sedikit yang masih keliru menjawab.
Bupati Lilis kemudian menegaskan bahwa Kebumen Berdaya merupakan singkatan dari Beriman, Maju, Sejahtera, dan Berbudaya.
Keberuntungan akhirnya berpihak pada dr. Farah, dokter internship dari Puskesmas Gombong I, dan Arum Lestari, kader dari Desa Kemukus, yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar dan membawa pulang hadiah sepeda.
“Senang sekali. Semalam saya sempat mimpi berangkat ke puskesmas naik sepeda bareng teman, ternyata hari ini jadi kenyataan,” ujar dr. Farah sambil tersenyum bahagia.
Tak kalah seru, dr. Reza turut memberikan tantangan berupa pertanyaan medis dan kewilayahan, mulai dari jumlah desa di Kecamatan Gombong hingga penyebab tekanan darah tinggi (hipertensi).
Gelak tawa pecah saat seorang peserta menjawab bahwa daun singkong menjadi penyebab darah tinggi. Dengan gaya santai namun edukatif, dr. Reza langsung meluruskan.
“Daun singkong tidak menyebabkan darah tinggi,” kata dr. Reza sembari menjelaskan faktor-faktor medis pemicu hipertensi kepada para kader.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama serta diskusi ringan terkait penguatan program kesehatan desa. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap para kader semakin bersemangat dan berdaya dalam mendampingi masyarakat di wilayah masing-masing.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















