Pemerintahan

Jualan Sepi, Pedagang Kapal Mendoan Ngadu ke Bupati Kebumen

1441
×

Jualan Sepi, Pedagang Kapal Mendoan Ngadu ke Bupati Kebumen

Sebarkan artikel ini
Perwakilan pedagang Kapal Mendoan menyampaikan keluhan terkait penurunan pendapatan dan penataan PKL kepada Pemkab Kebumen. (K24/Ilham)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Sejumlah pedagang Kapal Mendoan menyampaikan keluhan mereka langsung kepada Bupati Kebumen, Hj. Lilis Nuryani, terkait penurunan pendapatan dan persoalan teknis penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kebumen.

Hal itu disampaikan Perwakilan pedagang, Hadjir, saat Audiensi ke Bupati di ruang rapat kantor bupati pada Rabu (10/9/2025). Hadir Sekda Kebumen Edy Riyanto, Kepala Disperindag Haryono Wahyudi, Kasatpol PP Ira Puspitasari, Kepala Dishub Slamet Toha, serta 10 perwakilan pedagang Kapal Mendoan.

Kepada Bupati, Hadjir menyampaikan keresahan mereka sejak dipindahkan ke Kapal Mendoan. Ia mengungkapkan pendapatan para pedagang justru menurun dan muncul pedagang baru yang dinilai tidak berasal dari paguyuban PKL Alun-alun.

“Kami berterima kasih kepada Ibu Bupati yang telah menerima aspirasi kami. Namun sejak pindah ke Kapal Mendoan, pendapatan menurun. Banyak wajah baru yang masuk, bahkan ada yang merupakan keluarga pegawai pemerintah. Lapak seharusnya diberikan kepada wong cilik, bukan keluarga pejabat,” tegas Hadjir.

Hadjir juga menyoroti pedagang yang melanggar aturan, berjualan dari pagi hingga malam, serta PKL yang tetap berjualan di area terlarang Alun-alun setiap hari, padahal kebijakan hanya memperbolehkan Sabtu dan Minggu. Ia menambahkan, pelaksanaan Car Free Night kurang kondusif karena masih ada kendaraan melintas di area bermain anak.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Disperindag Kebumen Haryono Wahyudi menjelaskan, pihaknya terus melakukan evaluasi agar Kapal Mendoan semakin ramai dan menarik pengunjung.

“Lapak kosong kami buka secara online dengan syarat warga asli Kebumen yang punya usaha. Terkait lapak PDAM, itu resmi untuk suplai air minum bagi pedagang Kapal Mendoan. Kami juga berencana mengadakan kegiatan bersama untuk mendongkrak omzet pedagang,” jelas Haryono.

Sementara itu, Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani mengapresiasi inisiatif para pedagang dan berjanji akan menindaklanjuti setiap masukan. Ia mengajak pedagang menjaga kebersihan dan mendukung penertiban PKL di kawasan Alun-alun.

“Kami akan mempelajari tuntutan dari pedagang terlebih dahulu dan akan mengundang kembali untuk menyampaikan hasilnya. Kami juga berharap pedagang turut mendukung Pemda dalam mensterilkan area Alun-alun dari PKL yang tidak sesuai aturan,” ujar Bupati.(K24/ILHAM).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.