KEBUMEN, Kebumen24.com – Suasana mendadak tegang saat patroli rutin Polsek Pejagoan Polres Kebumen menjaring sejumlah anak punk yang kerap nongkrong di simpang empat Soka baru, Kecamatan Pejagoan, Sabtu (2/8/2025). Dari belasan yang diamankan, satu di antaranya membuat petugas terperangah.
Seorang perempuan berinisial SA (18), warga Desa Ambarwinangun, Kecamatan Ambal, terlihat mengenakan sabuk dari puluhan butir amunisi senjata api serbu lengkap dengan timah runcing. Sabuk yang dikenakan menyerupai rantai peluru itu melingkar di pinggangnya seperti aksesori fesyen ala film aksi Hollywood.
“Melihat aksesori mencurigakan itu, anggota kami segera menghentikan patroli dan melakukan pemeriksaan. Anak punk tersebut langsung kami amankan ke Mapolsek Pejagoan,” ujar Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman, mewakili Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri, Minggu (3/8/2025).
Dari hasil pemeriksaan, amunisi yang dibawa SA dipastikan dalam kondisi tidak aktif. Kepada petugas, SA mengaku hanya menggunakan sabuk tersebut sebagai aksesori dan tidak memiliki niat jahat. Ia bahkan menyebut sabuk itu merupakan milik temannya, KU (19), warga Desa Candi, Kecamatan Karanganyar.
KU diketahui mendapat sabuk peluru itu dari rekannya sesama anak punk asal Kabupaten Pemalang. Meski tidak aktif, sabuk itu tetap disita sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
“Benda seperti ini bisa menimbulkan keresahan masyarakat. Kami minta semua pihak, terutama generasi muda, agar tidak membawa atau memakai benda-benda berbahaya dalam bentuk apa pun,” tegas Kompol Faris.
Selain SA, sejumlah anak punk lain juga dibawa ke Mapolsek untuk diberikan pembinaan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Polsek Pejagoan menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat di wilayah hukumnya.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















