Pendidikan

KKN di Granting Klaten, Mahasiswa UNISRI Bekali Pemuda Ilmu Digital Marketing

1241
×

KKN di Granting Klaten, Mahasiswa UNISRI Bekali Pemuda Ilmu Digital Marketing

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN-PPM UNISRI Surakarta, Muhammad Firzatullah, memaparkan materi Digital Marketing kepada pemuda-pemudi Dusun Granting, Desa Sapen, Kecamatan Manisrenggo, Klaten, Rabu (30/7/2025).

KLATEN, Kebumen24.com– Sebanyak 25 pemuda-pemudi Dusun Granting, Desa Sapen, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten, antusias mengikuti Sosialisasi Digital Marketing yang digelar oleh mahasiswa KKN-PPM Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta, Muhammad Firzatullah. Kegiatan yang menjadi bagian dari program kerja individu KKN-PPM UNISRI 2025 ini berlangsung di Posko KKN Dusun Granting, Rabu (30/7/2025).

Firzatullah menjelaskan, pelatihan ini bertujuan membekali generasi muda desa dengan keterampilan memasarkan produk lokal melalui media digital agar mampu bersaing di era teknologi.

“Mayoritas anak muda saat ini aktif di media sosial. Potensi ini bisa dimanfaatkan untuk memasarkan produk desa, sehingga dikenal lebih luas, bahkan hingga luar kota,” ujarnya.

Materi yang disampaikan mencakup strategi promosi di media sosial, pemanfaatan layanan peta bisnis online, dan pengenalan platform efektif seperti TikTok dan Google My Business. Kedua platform ini dinilai mampu memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan visibilitas usaha lokal.

Tak hanya itu, peserta juga diajarkan cara membangun branding usaha yang kuat—mulai dari penentuan nama dan logo, pemilihan warna khas, hingga gaya komunikasi yang konsisten dengan citra produk. Mereka dibekali tips membuat konten kreatif dan menarik, termasuk penggunaan aplikasi desain, video editing, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses pembuatan materi promosi.

Ketua RT 04 Dusun Granting, Jarno, menyampaikan apresiasi dan dukungannya atas kegiatan ini. Melalui kegiatan ini, para pemuda diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa. Pemanfaatan teknologi digital dan tren media sosial diyakini dapat memajukan produk-produk lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat

“Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat dipraktikkan, sehingga usaha lokal semakin berkembang dan memberi manfaat ekonomi nyata bagi warga,” ujarnya.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.