KEBUMEN, Kebumen24.com — Ribuan warga memadati Dukuh Kaliduren, Desa Wonosari, Kecamatan Kebumen, dalam peringatan Haul Syekh Muhammad Fatachul Djayadi. Suasana khidmat dan penuh keberkahan terasa semakin istimewa dengan peresmian Gedung Yayasan Pendidikan Fatachul Djayadi, sebagai wujud nyata komitmen membangun generasi berilmu dan berakhlak mulia, Senin 14 Juli 2025.
Hadir secara langsung Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Inspektur Daerah Amin Rahmanurrasjid, jajaran Forkopimcam Kebumen, Pemerintah Desa Wonosari, para tokoh agama, serta masyarakat setempat. Hadir pula KH Zuhrul Anam Hisyam atau yang akrab disapa Gus Anam, pengasuh Pondok Pesantren Andalusia Leler Krandegan Banyumas, yang menambah suasana semakin khidmat.
“Ini adalah langkah besar dalam ikhtiar kita mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tapi juga berakhlak dan cinta tanah air,” tutur Bupati Lilis dalam sambutannya.
Bupati Lilis juga mengapresiasi semua pihak yang telah bergotong royong membangun gedung baru tersebut, mulai dari keluarga besar yayasan, para guru, donatur, hingga masyarakat. Ia berharap, gedung ini menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.
Gedung Yayasan Pendidikan Fatachul Djayadi berdiri di atas lahan seluas sekitar 43 ubin, dengan ukuran bangunan 10×20 meter. Menurut KH Achmad Ali Mukhlis, perwakilan panitia acara, gedung ini akan digunakan untuk Raudhatul Athfal (RA), Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ), dan Madrasah Diniyah.
“Ke depan, kami berencana membangun hingga dua lantai. Semoga Allah mudahkan dan masyarakat terus mendukung,” ujarnya penuh harap.
Bupati Lilis juga mengingatkan masyarakat agar selalu mendukung pembangunan daerah, tidak hanya melalui pajak dan perawatan fasilitas umum, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial.
Memasuki musim kemarau, Bupati Lilis mengajak warga untuk bijak menggunakan air, menjaga kebersihan lingkungan, dan menghindari pembakaran sampah sembarangan. Hal ini demi menjaga keamanan dan kesehatan bersama.
Peresmian gedung ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Bupati Lilis. Dengan penuh semangat, ia mengajak seluruh masyarakat untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu.
“Mari kita rawat nilai-nilai luhur, kita niatkan setiap langkah sebagai ibadah. InshaAllah Kebumen akan semakin berkah, tenteram, dan menjadi kebanggaan bersama,” tutup Bupati Lilis.(k24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















