KEBUMEN, Kebumen24.com — Bupati Kebumen, Lilis, kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam membenahi infrastruktur demi mendongkrak kesejahteraan masyarakat. Usai meninjau sejumlah perbaikan jalan, Bupati Lilis kali ini meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Weton Kulon di Kecamatan Puring, Kamis 3 Juli 2025.
Jembatan yang sempat runtuh akibat bencana beberapa waktu lalu ini kini tengah dibangun kembali dan diharapkan menjadi simbol kebangkitan sekaligus harapan baru bagi warga sekitar. Jembatan sepanjang 70 meter tersebut menghubungkan Kecamatan Puring dan Kecamatan Buayan, sehingga perannya sangat vital dalam mendukung aktivitas ekonomi dan sosial.
“Progresnya cukup bagus, bahkan sedikit lebih cepat dari rencana. Namun saya minta pekerjaan tetap dilakukan dengan teliti dan mengutamakan kualitas,” tegas Bupati Lilis saat berdialog dengan para pekerja dan pejabat terkait.
Kepala BPBD Kebumen, Udy Cahyono, menjelaskan pembangunan jembatan telah mencapai progres 16 persen, melampaui target awal yang ditetapkan sebesar 11 persen per awal Juli.
“Insyaallah sesuai jadwal. Saat ini abutment hampir selesai, kita tinggal menunggu rangka baja yang diperkirakan tiba pada awal Agustus. Selanjutnya akan segera dilakukan perakitan,” ungkap Udy.
Jembatan ini dibangun melalui program hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dengan total anggaran lebih dari Rp14,8 miliar. Pekerjaan ditargetkan rampung pada 8 Desember 2025. Kehadiran jembatan baru ini diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga memulihkan denyut perekonomian masyarakat sekitar.
Usai meninjau Jembatan Weton Kulon, Bupati Lilis melanjutkan kunjungan ke Simpang Tiga Petanahan (utara pasar), titik yang kerap digenangi air saat musim hujan. Kondisi ini menyebabkan kerusakan jalan sepanjang 20 meter dan mengganggu aktivitas warga.
Selain itu, Bupati juga menyempatkan diri memeriksa kondisi Jembatan Kali Kating di Dukuh Salak, Desa Karangduwur, Petanahan. Jembatan tersebut sering meluap karena ketiadaan tanggul penahan air, sehingga menjadi sumber kekhawatiran warga setiap musim hujan tiba.
Meski belum dijabarkan secara detail mengenai solusi teknis, kehadiran Bupati Lilis di lokasi menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam merespons keluhan masyarakat dan mencari penanganan yang konkret.
Masyarakat berharap perbaikan infrastruktur ini segera terealisasi, demi terciptanya lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan mendukung aktivitas harian.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















