Pendidikan

Diikuti Peserta dari 3 Kabupaten, PMI Kebumen Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Crew Ambulance

1020
×

Diikuti Peserta dari 3 Kabupaten, PMI Kebumen Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Crew Ambulance

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Unit Pengelola Jasa (UPJ) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen menggelar pelatihan sekaligus sertifikasi crew ambulance pada tanggal 26-28 Mei 2025. Kegiatan yang bertempat di Gedung Pusdiklat PMI Kebumen ini dibuka secara resmi oleh Pengurus Bidang Penanggulangan Bencana dan Relawan, Drs. Bambang Widadi, didampingi Kepala UPJ, Robiatul Adawiyah.

Drs. Bambang Widadi menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya kemandirian PMI Kebumen sebagai satu-satunya PMI di Jawa Tengah yang memiliki pusat pendidikan dan latihan dasar (pusdiklat).

“Pelatihan ini kami buka untuk umum dan sebagai bentuk kemandirian PMI Kebumen. PMI bukan instansi kedinasan pemerintah, jadi kita harus terus berinovasi dan mandiri dengan mengadakan pelatihan-pelatihan seperti ini agar pelayanan kami semakin profesional,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPJ PMI Kebumen, Robiatul Adawiyah, menyatakan bahwa pelatihan berbayar ini diikuti oleh delapan peserta yang berasal dari PMI Kabupaten Banjarnegara, Klaten, dan Kota Magelang.

“Ini bukan kali pertama kami mengadakan pelatihan berbayar. Kali ini, peserta dari kabupaten tetangga juga sangat antusias mengikuti pelatihan kru ambulance ini,” terang Robiatul.

Robiatul juga menambahkan, setelah pelatihan kru ambulance, UPJ PMI Kebumen akan menggelar pelatihan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) dan Pertolongan Pertama (PP) dalam waktu dekat.

“Kami masih dalam tahap diskusi jadwal, namun informasi resmi akan kami umumkan melalui media sosial PMI Kebumen. Kami berharap lebih banyak peserta yang berminat,” tambahnya.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber profesional, antara lain Sony Priyanto Sasongko, Misbakhun Munir, S.Kep.Nes, dan Robiatul Adawiyah, S.Pd. Peserta mendapat berbagai manfaat, seperti ilmu pengetahuan, modul materi, penginapan, dan sertifikat resmi dari PMI.

Materi pelatihan meliputi evaluasi risiko dan perlindungan tenaga kesehatan, pertolongan pertama, pelayanan ambulance, penggunaan radio komunikasi, aspek legal ambulance, pengetahuan obat dan terapi oksigen, manajemen jenazah, serta prosedur perujukan dan evakuasi pasien.

Salah satu peserta, Kahliang Malik Raharjo, mengaku sangat antusias dan merasa wawasannya bertambah setelah mengikuti pelatihan ini. Ia berharap pelatihan dan sertifikasi ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan penanggulangan bencana di wilayah Jawa Tengah.

“Motivasi saya mengikuti pelatihan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan dalam penggunaan ambulance. Walaupun berbayar, materi yang lengkap dan sertifikat resmi dari PMI menjadi nilai plus bagi saya sebagai kru ambulance profesional,” ungkap Kahliang.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.