Pemerintahan

100 Hari Kerja, Bupati Lilis Luncurkan Program “Mangan Bergizi Bareng Biyunge” untuk Lansia

1174
×

100 Hari Kerja, Bupati Lilis Luncurkan Program “Mangan Bergizi Bareng Biyunge” untuk Lansia

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com  – Dalam rangka 100 hari kerja pertamanya, Bupati Kebumen Lilis Nuryani meluncurkan program kemanusiaan bertajuk “Mangan Bergizi Bareng Biyunge”, yang menyasar para lanjut usia (lansia) kurang mampu di seluruh penjuru daerah. Program ini secara simbolis dimulai dengan kunjungan langsung Bupati Lilis ke sejumlah lansia di Kecamatan Gombong dan Kuwarasan, Rabu (14/5/2025).

Program ini tak sekadar pembagian makanan, tetapi bagian dari komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Kebumen untuk meningkatkan kesejahteraan kelompok rentan. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Lilis mendatangi rumah-rumah penerima manfaat, menyapa para lansia, serta menyerahkan langsung makanan bergizi dan bantuan lainnya seperti kasur busa dan janji perbaikan rumah.

“Mangan Bergizi Bareng Biyunge adalah bentuk perhatian kami kepada para lansia yang selama ini mungkin luput dari perhatian. Kami ingin hadir lebih dekat, bukan hanya lewat kebijakan, tapi juga lewat tindakan nyata,” ujar Bupati Lilis.

Setelah meninjau dapur, Bupati Lilis langsung mengunjungi beberapa lansia, di antaranya Rudiyem dan Pariyah di Desa Kalitengah. Kepada mereka, ia tidak hanya membawa makanan dan susu, tetapi juga memastikan adanya bantuan perbaikan rumah dan perlengkapan rumah tangga yang layak.

“Saya akan bantu perbaikan rumah dan kirimkan lemari baru ya Bu,” ucap Bupati Lilis kepada Pariyah yang lemarinya sudah reyot dimakan usia.

Kunjungan Bupati pun disambut hangat anak-anak PAUD Mutiara, yang tak hanya bersalaman dengan “Biyunge”, tetapi juga mendapatkan susu sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap gizi anak-anak.

Menurut data BPS 2023, Kebumen memiliki lebih dari 200 ribu jiwa lansia yang tersebar di 26 kecamatan. Program “Mangan Bergizi Bareng Biyunge” didesain untuk menjangkau para lansia miskin non-penerima bantuan pemerintah pusat, berusia 60 tahun ke atas, dan telah terverifikasi melalui data P3KE.

Setiap lansia menerima dua kali makan per hari selama 30 hari, dengan anggaran Rp 23.115 per kali makan, didistribusikan oleh Pokmas setempat dan diantar langsung ke rumah sebelum pukul 10.00 WIB. Program ini sepenuhnya dibiayai dari APBD Kebumen melalui DPA Dinas Sosial P3A.

Program ini merupakan bentuk nyata keberpihakan Bupati Lilis terhadap kelompok rentan, sekaligus mempertegas orientasi sosial dari kepemimpinannya yang baru seumur jagung.

“Bagi kami, lansia bukan beban, tapi aset berharga yang harus kita rawat. Lewat program ini, kami ingin memastikan bahwa mereka menikmati hari tua dengan lebih bermartabat,” tegas Bupati Lilis.

Kegiatan serupa akan terus berlanjut ke seluruh kecamatan, menjangkau ribuan lansia dengan semangat yang sama: memberi, melindungi, dan membersamai.

Kegiatan dimulai di dapur Kelompok Masyarakat (Pokmas) Mandiri Muda di Desa Selokerto, Kecamatan Gombong, yang menjadi pusat produksi dan distribusi makanan bergizi untuk wilayah tersebut.

Ketua Pokmas Mandiri Muda, Arif Nofian, menyebut menu hari itu adalah nasi goreng dengan lauk telur dan ayam suwir.

“Selama sebulan penuh, kami akan menyajikan menu harian berbeda berdasarkan panduan ahli gizi. Di Gombong sendiri, ada 23 Keluarga Penerima Manfaat,” jelas Arif.(k24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.