Pemerintahan

Pemkab Kebumen Terima Bantuan Dana Darurat Bencana Rp200 Juta dari BNPB

1149
×

Pemkab Kebumen Terima Bantuan Dana Darurat Bencana Rp200 Juta dari BNPB

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen menerima bantuan dana darurat bencana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebesar Rp200 juta. Bantuan ini bertujuan untuk mendukung operasional penanganan darurat bencana banjir, longsor, dan cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kebumen dalam beberapa hari terakhir.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Deputi Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati, kepada Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, di Kompleks Rumah Dinas Bupati pada Minggu (30/3/2025). Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kebumen, Edi Rianto, serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen, Udy Cahyono.

Raditya Jati menyampaikan bahwa bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan bagi pemerintah daerah dalam menangani bencana, sehingga tim penanganan di lapangan dapat bekerja lebih efektif dan aman. Ia menyoroti dampak bencana banjir yang cukup parah, termasuk rusaknya infrastruktur, seperti tanggul sungai yang jebol di beberapa titik.

“Dengan status tanggap darurat yang telah ditetapkan oleh Bupati, kami mendukung pemenuhan kebutuhan mendesak, terutama bagi para pengungsi, korban bencana, serta operasional tim penanganan,” ujar Raditya.

Selain dana operasional sebesar Rp200 juta, BNPB juga menyalurkan bantuan berupa 200 paket sembako, 100 paket hygiene kit, 200 lembar matras, serta satu unit perahu karet lengkap dengan mesin. “Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk penanganan bencana,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, Raditya juga menyoroti pentingnya mitigasi bencana. Ia menegaskan bahwa faktor lingkungan sering kali menjadi pemicu bencana, seperti kebiasaan membuang sampah sembarangan, penebangan hutan yang tidak terkendali, serta infrastruktur yang kurang terkelola dengan baik.

“Ini menjadi kesempatan bagi Bupati dan jajaran pemerintah daerah untuk memasukkan mitigasi risiko bencana dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Dengan perencanaan yang baik, dampak bencana dapat diminimalisir,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, mengapresiasi BNPB atas bantuan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi tim penanganan bencana maupun masyarakat terdampak.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BNPB. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi tim yang bekerja di lapangan serta masyarakat yang masih berada di pengungsian,” ujar Bupati.

Bupati menjelaskan bahwa hujan deras dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah wilayah. Kecamatan Adimulyo, Karanganyar, dan Kebumen menjadi daerah yang terdampak paling parah akibat jebolnya tanggul sungai.

“Alhamdulillah, hari ini cuaca cerah dan air mulai surut. Warga masih sibuk membersihkan material lumpur, dan kami berharap mereka dapat segera kembali ke rumah masing-masing,” imbuhnya.

Setelah penyerahan bantuan, Bupati bersama tim BNPB meninjau langsung lokasi terdampak di Kelurahan Panjatan, Kecamatan Karanganyar. Di wilayah ini, tanggul sungai dilaporkan telah jebol sebanyak dua kali, mengakibatkan genangan banjir yang cukup parah.

Dengan adanya bantuan dari BNPB serta langkah-langkah mitigasi yang terus diperkuat, diharapkan Kebumen dapat lebih siap dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.(K24/*).

 


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.