Pemerintahan

May Day di Kebumen Tanpa Demo, Penuh Apresiasi dan Kebersamaan

100
×

May Day di Kebumen Tanpa Demo, Penuh Apresiasi dan Kebersamaan

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kabupaten Kebumen tahun ini tampil dengan wajah berbeda. Alih-alih diwarnai aksi demonstrasi, para pekerja justru merayakannya dalam suasana hangat dan penuh apresiasi.

Bertempat di Gedung Tribrata Mapolres Kebumen, Jumat (1/5/2026), peringatan May Day mengusung tema “Buruh Sejahtera, Fondasi Utama Pembangunan Nasional.” Kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus bentuk penghargaan atas kontribusi para pekerja dalam pembangunan daerah.

Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kebumen, Akif Fatwal Amin, mengatakan bahwa konsep peringatan tahun ini sengaja diubah agar lebih positif. Jika sebelumnya identik dengan aksi turun ke jalan, kini May Day dikemas lebih humanis dan penuh keakraban.

 

“Kami ingin menghadirkan suasana berbeda. May Day kali ini bukan tentang demonstrasi, tetapi tentang kebersamaan dan apresiasi,” ujarnya.

Menurut Akif, meski sempat menghadapi kendala dalam penentuan lokasi, kegiatan akhirnya dapat terselenggara dengan dukungan Mapolres Kebumen. Ia menegaskan, keputusan untuk tidak menggelar aksi jalanan merupakan langkah strategis demi menjaga kondusivitas daerah.

Dalam momentum tersebut, KSPSI memberikan penghargaan kepada pekerja teladan, khususnya dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penilaian dilakukan berdasarkan kedisiplinan, masa kerja, serta tingkat kehadiran, dengan fokus pada pekerja non-manajemen yang dinilai memiliki dedikasi tinggi.

Akif juga menyoroti dampak signifikan Program MBG di Kebumen yang dinilai mampu membuka lapangan kerja secara luas.

“Lebih dari 6.000 pekerja terlibat. Ini adalah keberhasilan bersama, bukan individu. Karena itu, para pekerja harus menjaga dan memanfaatkan peluang ini dengan baik,” tegasnya.

Selain pemberian penghargaan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan temu pekerja, bakti sosial, hingga lomba video kreatif bertema Hari Buruh. Seluruh agenda tersebut diharapkan dapat memperkuat solidaritas serta membangun citra positif pekerja di tengah masyarakat.

Bupati Kebumen, Hj Lilis Nuryani, dalam sambutannya menegaskan bahwa Hari Buruh harus menjadi momentum refleksi, bukan sekadar seremoni tahunan. Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen menjaga keseimbangan antara aspirasi pekerja dan iklim investasi.

“Kebumen harus tetap terbuka bagi investasi. Namun di sisi lain, pekerja juga harus terus meningkatkan kompetensi agar mampu bersaing di era yang terus berkembang,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menerima penghargaan sebagai Kapolres Sahabat Buruh. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungannya dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis di Kebumen.

Sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur, kegiatan ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Bupati Kebumen yang kemudian diserahkan kepada Ketua KSPSI.

Kapolres Kebumen menyambut positif peringatan May Day tanpa demonstrasi tersebut. Ia menilai pendekatan dialogis dan apresiatif mampu menciptakan suasana yang lebih kondusif.

“Jika seluruh elemen masyarakat bersama menjaga keamanan dan bertanggung jawab atas lingkungannya, maka Kebumen akan selalu aman dan kondusif,” ungkapnya.

Melalui peringatan yang lebih sejuk ini, KSPSI Kebumen berharap hubungan antara pekerja, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan semakin harmonis. May Day pun diharapkan tidak lagi identik dengan ketegangan, melainkan menjadi momentum memperkuat solidaritas dan semangat kerja bersama.(k24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.