KEBUMEN, Kebumen24.com – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Kebumen pada Jumat, 28 Maret 2025, sejak pukul 17.00 WIB, mengakibatkan berbagai bencana di sejumlah wilayah.
Data yang dihimpun Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen mencatat adanya banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang di beberapa kecamatan.
Banjir Melanda 7 Kecamatan
Dalam rilis resminya, Humas BPBD Kebumen, Heri Purwanto, menjelaskan bahwa curah hujan yang tinggi menyebabkan banjir di tujuh kecamatan dengan total 11 desa dan 14 titik terdampak. Beberapa wilayah yang terkena dampak banjir antara lain:
- Kecamatan Kebumen: Genangan air setinggi 30 cm terjadi di beberapa jalan utama, seperti Jalan Moro Sutta, Jalan Kusuma (Pertigaan Pasar Koplak), Jalan A. Yani, dan Jalan Mayjen Suprapto.
- Kecamatan Sruweng: Desa Karangjambu mengalami genangan air hingga 50 cm di depan Pasar Karangjambu – Kejawang, sementara Lapangan Desa Tanggeran juga tergenang hingga 50 cm.
- Kecamatan Karanganyar: Luapan sungai merendam wilayah RT 06 RW 02 Kelurahan Plarangan. Selain itu, tanggul di Desa Panjatan jebol, menyebabkan genangan air di beberapa RT di Desa Candi dan Desa Karangkemiri.
- Kecamatan Alian, Padureso, Rowokele, dan Adimulyo juga mengalami genangan air di beberapa desa.
Tanah Longsor di Dua Kecamatan
Tanah longsor dilaporkan terjadi di:
- Kecamatan Sempor: Longsor menutupi jalan penghubung Klopogodo – Poh Kumbang di Desa Kedungjati.
- Kecamatan Karanganyar: Longsor terjadi di wilayah RT 04 RW 04 Desa Grengeng.
- Angin Kencang Menumbangkan Pohon
- Angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa lokasi:
- Kecamatan Kuwarasan: Pohon tumbang menimpa rumah seorang warga di Desa Banjareja.
- Kecamatan Buayan: Pohon bambu tumbang menutup jalan penghubung Kecamatan Buayan – Rowokele, namun telah berhasil ditangani.
Dampak dan Penanganan
Sejauh ini, tidak ada laporan mengenai korban jiwa. Data terkait kerusakan dan kebutuhan mendesak masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kebumen, TNI, Polri, Satpol PP dan Damkar, BBWS Serayu Opak, PMI, GERTAKS, BAGANA, SAR Elang Perkasa, KOWARA, RAPI, dan ORARI telah dikerahkan ke lokasi terdampak untuk melakukan evakuasi dan penanganan darurat.
BPBD Kebumen mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan dan segera melaporkan kejadian darurat ke posko terdekat untuk mendapatkan bantuan yang diperlukan.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















