KEBUMEN, Kebumen24.com – Bulan Ramadan selalu menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU Kebumen, Gus Johan Amru Alhafiz, menegaskan bahwa sepuluh hari pertama Ramadan memiliki keutamaan luar biasa, di mana umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan amal kebajikan guna meraih rahmat Allah SWT.
“Awal bulan Ramadan adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan, sedangkan akhirnya adalah pembebasan dari api neraka,” sabda Rasulullah SAW dalam hadis yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi.
Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Ramadan
Gus Johan menjelaskan bahwa dalam ajaran Islam, setiap hari di sepuluh hari pertama Ramadan membawa keberkahan dan pahala yang luar biasa bagi mereka yang menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan.
“Sepuluh hari pertama ini adalah momentum istimewa, di mana Allah SWT melimpahkan rahmat-Nya bagi hamba-hamba yang beribadah dengan tulus,” ujar Pengasuh Pondok Pesantren Al Istiqomah, Kamis (6/3/2025).
Berikut beberapa keutamaan yang bisa diraih dalam sepuluh hari pertama Ramadan:
- Hari Pertama: Allah SWT mengampuni dosa-dosa yang telah lalu dan mengangkat derajat orang yang berpuasa. Sebagai ganjaran, Allah membangun 50 ribu kota di surga bagi mereka.
- Hari Kedua: Puasa pada hari ini dicatat sebanding dengan ibadah selama satu tahun penuh, dengan pahala setara seorang nabi.
- Hari Ketiga: Allah SWT menganugerahkan taman permata di surga Firdaus kepada mereka yang berpuasa. Taman ini memiliki 12 ribu rumah bercahaya dan tempat tidur yang ditemani bidadari.
- Hari Keempat: Orang yang berpuasa dijanjikan surga Khuld dengan 70 ribu istana yang penuh perhiasan lebih berharga dari dunia beserta isinya.
- Hari Kelima: Allah SWT memberikan surga Al-Ma’wa yang memiliki ribuan kota, masing-masing berisi rumah-rumah megah dan hidangan istimewa.
- Hari Keenam: Mereka yang berpuasa akan memperoleh 100 ribu kota di surga Darussalam, setiap kota memiliki 100 desa dengan tempat tidur berhias permata.
- Hari Ketujuh: Pahala puasa pada hari ini setara dengan pahala seribu syuhada. Selain itu, 40 ribu orang yang benar akan ditempatkan di surga Na’im.
- Hari Kedelapan: Orang yang berpuasa mendapatkan pahala setara dengan 60 ribu ahli ibadah dan 60 ribu ahli zuhud.
- Hari Kesembilan: Pahalanya setara dengan seribu ulama, seribu orang beri’tikaf, serta seribu orang yang menyambung tali persaudaraan.
- Hari Kesepuluh: Allah SWT memenuhi 70 ribu hajat orang yang berpuasa. Bahkan, seluruh makhluk mulai dari matahari, bulan, bintang, hingga pepohonan akan memohonkan ampunan bagi mereka.
Waktu Mustajab untuk Berdoa
Selain menjalankan ibadah puasa, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak doa, terutama di waktu sahur. Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya, Allah membebaskan beberapa orang pada setiap hari dan malam (Ramadan), setiap hamba di antara mereka memiliki doa yang dikabulkan.” (HR. Ahmad)
Gus Johan menambahkan bahwa sepuluh hari pertama Ramadan adalah kesempatan emas bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah, berdoa dengan penuh keikhlasan, dan memperbanyak amal kebajikan agar mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.
“Oleh karena itu, mari manfaatkan waktu yang mulia ini dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (K24/*)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















