Uncategorized

Dukung Kelestarian Alam, LPBI NU Kebumen Tanam 1200 Batang Pohon Bakau dan Lepas 50 Tukik

2016
×

Dukung Kelestarian Alam, LPBI NU Kebumen Tanam 1200 Batang Pohon Bakau dan Lepas 50 Tukik

Sebarkan artikel ini
Foto : Rais Syuriah PCNU Kebumen KH Afifuddin Chanif Al Hasani ( berbaju putih) dan Ketua Tanfidziah PCNU Kebumen Dr H Imam Satibi (berbaju putih) menanam pohon bakau di Kawasan Kaliratu Desa Jogosimo.

KEBUMEN, Kebumen24.com – Dalam rangka mendukung kelestarian lingkungan, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Kebumen menggelar aksi penanaman 1200 batang pohon bakau dan pelepasan 50 ekor ekor anakan penyu atau tukik. Kegiatan dilakukan di di Kawasan Konservasi Kaliratu Desa Jogosimo Kecamatan Klirong, Sabtu 27 Juli 2024.

Hadir secara langsung Ketua LPBI PWNU Jateng Puji Wibowo, anggota DPRD Jawa Tengah Winarti, dan Rais Syuriah PCNU Kebumen KH Afifuddin Chanif Al Hasani. Hadir pula Ketua Tanfidziah PCNU Kebumen Dr H Imam Satibi, Ketua LPBI NU Kebumen Mukhsinun, LPBI NU kabupaten/kota se-Jawa Tengah, Pemdes Jogosimo, serta unsur relawan.

Kegiatan yang digelar LPBI NU Kebumen dan diikuti perwakilan LPBI NU se-Jawa Tengah ini juga dalam rangka Hari Mangrove Sedunia yang diperingati setiap tanggal 26 Juli. Termasuk dalam rangka peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana.

Acara diawali dengan penampilan debus, sulap, dan tradisi cowongan yang dimainkan oleh grup Bolosewu Kebumen. Setelah itu dilakukan doa bersama dipimpin Rais Syuriah PCNU Kebumen KH Afifuddin Chanif Al Hasani yang sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu Kebumen.

Selain itu, kegiatan juga dilakukan penetasan penyu semi alami di area khusus penetasan. Beberapa telur penyu yang ditemukan di sarang alami dipindahkan ke demplot dengan perlakuan dan kondisi yang sama (kedalaman sarang dan posisi telur) ketika telur ditemukan di habitat alaminya.

Ketua Tanfidziah PCNU Kebumen Dr H Imam Satibi menjelaskan kegiatan ini merupakan salah satu upaya nyata NU dalam menjaga lingkungan alam sekitar. Ia berharap aksi ini dapat memberikan kontribusi positif baik untuk cabang, wilayah, dan nasional.

‘’ Jadi kegiatan penanaman bakau dan melepasliarkan anak tukik ini bukti nyata bahwa kita peduli terhadap lingkungan. Semoga dapat memberikan kontribusi positif dalam rangka menciptakan alam yang rahmatan lil alamin,” ujar Imam Satibi.

Menurut Satibi, Kebumen merupakan daerah yang rawan bencana berupa tsunami. Untuk itu, pentingnya menjaga ekosistem pesisir guna mendukung program pelestarian lingkungan hidup, salah satunya dengan cara menanam pohon.

‘’ Dengan penanaman pohon dan pelepasan tukik ini diharapkan ekosistem pesisir Kebumen dapat semakin terjaga dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, baik dari segi lingkungan maupun ekonomi,’’imbuhnya.

Ketua LPBI PWNU Jateng Puji Wibowo mengapresiasi upaya yang dilakukan PCNU Kebumen. Kegiatan ini diharapkan dapat dilakukan oleh PCNU di kabupaten/kota lain di Jawa Tengah.

“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PCNU Kebumen atas terlaksananya kegiatan penanaman bakau dan pelepasliaran tukik ini. Semoga kegiatan semacam ini juga bisa dilakukan oleh PCNU di Kabupaten lain di Jawa Tengah.Tentu dengan mengambil momentum peringatan lain,” ucap Puji Wibowo.

Sementara itu, pengelola Kawasan Konservasi Kaliratu Desa Jogosimo, Edi Setya Tamtama, mengatakan sejak pertengahan April 2024 terdapat lebih dari 3.000 telur penyu yang diamankan. Namun yang  sudah menetas ada sekitar 500 butir telur.

“Beberapa sudah dilepasliarkan oleh komunitas lain secara bertahap,” terangnya..(K24/Ilham).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com