HukumPERISTIWA

Ngaku Dicabuli Ayah Kandungnya Sejak SMP, Dua Gadis Dibawah Umur Lapor ke Polres Kebumen

11367
×

Ngaku Dicabuli Ayah Kandungnya Sejak SMP, Dua Gadis Dibawah Umur Lapor ke Polres Kebumen

Sebarkan artikel ini
FOTO KORBAN DATANGI KANTOR MAPOLRES KEBUMEN

KEBUMEN, Kebumen24.com – Mengaku menjadi korban dugaan tindak asusila pencabulan oleh seorang ayah kandungnya sendiri, dua orang gadis yang masih dibawah umur melaporkan ke Polres Kebumen. Korban melapor ke Polisi didampingi sang Ibu dan Pendamping Hukum serta Dinsos P3A Kebumen, Senin 22 April 2024.

Kedua korban merupakan kakak beradik kandung warga asal desa di Wilayah Kecamatan Rowokele Kabupaten Kebumen. Sebut saja keduanya Bunga dan Melati. Mereka menjadi korban aksi bejat ayahnya sejak duduk dibangku SMP.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Sosial P3A Kab.Kebumen dr. Sri Fatmahwati MSc melalui Stafnya, Juwati, menyampaikan sangat prihatin atas kasus ini. Apalagi para korban merupakan anak kandung pelaku.

Menurutnya, ini tidak sepatutnya dilakukan. Seorang ayah yang seharusnya melindungi anaknya, namun justru tega ingin merusak masa depannya.

‘’ Ya, ini ada kasus lagi kekerasan seksual yang dialimi oleh anak dibawah umur dan pelakunya ayah kandungnya sendiri. Ini sungguh sungguh memprihatinkan, Hari ini kami dampingi untuk melaporkan ke Polres, ’’ucap Juwati, saat mendampingi korban di Mapolres Kebumen, Senin 22 April 2024.

Dijelaskan dari hasil penuturan para korban, kasus ini sudah dialami oleh korban sejak dari SMP, atau kurang lebih sejak 4 tahun lalu. Saat ini satu korban sudah lulus SMA, dan satunya masih berstatus pelajar SMA.

‘’ Korban kan kakak beradik juga. Aksi pencabulan ini dilakukan ayahnya sejak anaknya duduk dibangku SMP, atau sekitar 4 tahun silam. Itu dilakukan berulang kali. Kalo kakaknya sudah lulus tapi adiknya masih sekolah SMA,’’jelasnya.

Juwati mengungkapkan, aksi bejat ayah kandung dilakukan saat sang istri tidak rumah karna hampir setiap harinya harus bekerja dikantor. Sedangkan ayah para korban merupakan pengangguran.

‘’Ya itu kejadiannya di rumah waktu ibunya sedang kerja di kantor. Jadi kerjanya itu sip sipan. Kadang siang, kadang pagi. Jadi jarang di rumah. Yang di rumah hanya bapaknya saja sama anaknya. Bapaknya kan nganggur, yang jadi tulang punggung keluarga itu ibunya korban. Ya disitu ia melakukan asusila,’’terangnya.

Juwati menerangkan, mulai mencuatnya kasus ini berawal dari cerita sang saudara ibu korban. Dimana, ia kerap melihat korban di cabuli ayahnya.

Mendengar cerita itu, awalnya sang Ibu korban sempat tidak percaya. Namun setelah mendegar jawaban Langsung dari anaknya, ia pun tercengang lemas dan bingung.

‘’Setelah mendengar pengakuan anaknya, Ibunya pertama bingung mau lapor ke siapa. Kemudian dia konsultasi kesesama rekan kerjanya, dan menyarankan untuk melaporkan ke Polisi,’’imbuhnya.

FOTO KORBAN DIDAMPINGI DINSOS LAPOR KE POLRES

Aktifis Pemerhati Anak Kebumen Kartiko SH, yang turut mendampingi korban melapor ke Polres menilai, kasus ini bisa saja bukan hanya pencabulan, namun sudah ke persetubuhan.

‘’ Kalo saya melihat kejadian ini di duga murni, perstubuhan, yang dilakukan oleh ayah kandungnya terhadap anak kandungnya, korban adalah kakak adik dan dilakukan sudah bertahun tahun,’’ujarnya.

Sebagai pemerhati anak, Kartiko berharap kasus ini diproses sesuai hukum. Meskipun pelaku merupakan ayah kandung korban.

‘’ Selaku pemerhati anak, Kami berharap pelaku tetap diproses sesuai hukum,. Karena apa? Ini suatu hal yang tidak bisa dibiarkan, karena jelas-jelas merusak masa depan, apalagi ini adalah anak kandungnya, walaupun itu yang dilaporkan oleh ayah kandung sendiri, yang notabene tidak seharusnya terjadi, karena ayah kandung itu harusnya melindungi anaknya bukan merusak,’’tukasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP La Ode Arwansyah saat dikonfirmasi membenarkan prihal aduan laporan kasus tersebut. Meski begitu, pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut.

‘’ Ya benar kami sudah mendapat aduan dari pihak korban. Soal Pencabulan atau perstubuhan masih kami kembangkan, dan kami dalami lebih lanjut,’’jelasnya melalui Pesan singkat.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.