Pendidikan

Hadiri Sarasehan IAINU dan UMNU Kebumen, Ketua PWNU Jateng: Perguruan Tinggi Harus Berkembang dari Struggle Menuju Unggul

1365
×

Hadiri Sarasehan IAINU dan UMNU Kebumen, Ketua PWNU Jateng: Perguruan Tinggi Harus Berkembang dari Struggle Menuju Unggul

Sebarkan artikel ini
Foto ; Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah KH. Abdul Ghoffar Rozin, M.Ed sedang memberi arahan dalam acara Sarasehan Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen di Trio Mall Kebumen, Selasa, 30 April 2024.

KEBUMEN, Kebumen24.com – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah KH. Abdul Ghoffar Rozin, M.Ed atau Gus Rozin, menekankan pentingnya pengembangan Perguruan Tinggi NU dari Struggle Menuju Unggul. Salah satunya dengan cara harus bisa memamfaatkan potensi lokal daerah dan mencari afirmasi kebijakan.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri acara Sarasehan Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen  Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen di Trio Mall Kebumen, Selasa, 30 April 2024. Sarasehan bertajuk Pengembangan Perguruan Tinggi UMNU-IAINU itu dihadiri perwakilan Lembaga Perguruan Tinggu Nahdlatul Ulama (LPTNU) Dr. Rizqon Halal Syah Aji, M.Si.,Ph.D, Rektor IAINU Kebumen Dr. Beny Kurniawan, Rektor UMNU Kebumen Dr. Imam Satibi, Ketua Tanfidziyah PCNU Kebumen Dawamudin Masdar, Pengurus PCNU, MWC, Lembaga dan Banom, para Dosen, mahasiswa serta Kepala Sekolah Ma’arif.

‘’ Perguruan tinggi harus bisa berkembang dari Struggle Menuju Unggul. Caranya bagaimana? PTNU harus bisa mendrive kemajuan bagi NU Kebumen. Bagaimana road map NU Kebumen harus jelas. Jangan sampai NU Kebumen tidak punya arah bagi nahkoda berlayar. Maka IAINU dan UMNU harus membantu merumuskan capaian capaian NU. Dan saya percaya bahwa keduanya memiliki potensi yang kuat menuju itu,’’ucap Gus Rozin.

Selain itu, Gus Rozin, juga mengatakan, dalam perjuangan berbangsa dan bernegara NU harus berperan dalam kebijakan. Bahkan jika perlu kebijakan harus direbut agar dapat berpihak kepada umat dan tidak merugikan NU.

‘’ NU harus turut berperan dalam kebijakan.Jika perlu kebijakan harus direbut agar berpihak kepada umat dan tidak merugikan NU,’’tandasnya.

Foto Bersama acara Sarasehan Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen di Trio Mall Kebumen, Selasa, 30 April 2024.

Sementara itu, Dr.Risqon menyampaikan berpesan khususnya kepada IAINU Kebumen agar memiliki Legal Standing di NU secara formal. Menurutnya, Perubahan badan hukum dari yayasan ke perkumpulan PBNU merupakan hal yang sangat penting bagi LPTNU untuk melakukan pembinaan kedepan.

‘’Pesan saya khusus buat IAINU Kebumen harus segera memiliki Legal Standing di NU secara formal. Perubahan badan hukum dari yayasan ke perkumpulan PBNU sangat penting bagi LPTNU untuk melakukan pembinaan kedepannya,’’pesannya.

Dr. Imam Satibi selaku moderator dalam acara tersebut menerangkan, IAINU dan UMNU merupakan aset besar bagi NU Kebumen. Untuk itu dibutuhkan Kerjasama dan sinergitas antar elemen NU dalam memajukan PTNU.

‘’Alhamdulilah mayoritas aktivis NU bisa kumpul dalam acara sarasehan ini, dan betul betul menjadi media merajut keakraban dan spirit pergerakan NU di Kebumen, semoga kedepan bisa bersama sama memajukan IANU dan UMNU Kedepannya,’’imbuhnya.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.