Operasi Gabungan, Satpol PP Kebumen Sita Ratusan Bungkus Rokok Ilegal

oleh -

KEBUMEN, Kebumen24.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan tim gabungan dari TNI, Polri dan Bea Cukai Cilacap menggelar operasi di sejumlah warung diduga menjual rokok ilegal. Dari operasi tersebut, petugas berhasil menyita ratusan bungkus rokok ilegal tanpa pita cukai resmi.

Operasi digelar selama 4 hari hingga Kamis 28 Maret 2024. Operasi Cukai menyisir di Kabupaten Kebumen di wilayah Selatan dan Barat.

Kabid Gakda dan Perkada Satpol PP Kebumen, Juniadi  Prasetyo menjelaskan, operasi ini dilakukan untuk mencegah peredaran produk rokok ilegal. Dari hasil operasi, petugas berhasil mendapati 353 bungkus atau 7.060 batang dari salah satu pedagang.

“Dari hasil operasi kami menemukan beberapa tempat yang kedapatan menjual rokok ilegal. Salah satu pedagang kedapatan menjual sekitar 353 bungkus atau 7.060 batang. Pedagang kemudian kita data dan akan dikenakan sanksi denda cukai yang harus dibayarkan ditempat senilai kurang lebihnya 15 juta rupiah,’’terang Juni.

Juni menuturkan, saat diminta keterangan pedagang mangku membeli rokok tersebut dari Online. Untuk itu pihaknya akan melakukan pelacakan pemilik akun penjual online tersebut.

Dari temuan tersebut, Pihaknya akan terus melakukan giat operasi di sejumlah tempat di wilayah Kebumen. Mengingat peredaran rokok ilegal sangat merugikan negara.

‘’Karna jelas-jelas rokok tersebut ilegal dan memang kita harus brantas baik dari pedagang yang menjualnya. Kedepan kita juga akan melakukan pembinaaan khusus kepada pemakaianya,’’imbuhnya.

Sementara itu, Petugas Bea cukai Cilacap Andang Prasetyo mengatakan awalnya sempat mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya penjualan rokok ilegal di daerah Kabupaten Kebumen. Kemudian berkoordinasi dengan Satpoil PP untuk dilakukan operasi.

‘’Dari hasil pemeriksaan hari ini kami dapati terdapat tsebanyak 7 bungkus rokok yang tidak dilengkapi pita Cukai. Kita akan lakukan pendataan,’’terangnya.

Andang Prasetyo mengimbau masyarakat agar tidak menjual atau mengkonsumsi rokok ilegar karna jelas jelas merugikan negara. Masyarakat juga diminta mengenali ciri-ciri rokok ilegal.

Pertama yaitu, rokok  tidak mempunyai pita cukai atau polos. Kedua rokok biasanya berisi 20 batang namun pita cukai yang ditenpel hanya 12 atau 16 batang.

Kemudian ada pula menggunakan pita cukai bekas. Ini biasanya terlihat lusuh. Ada juga pita cukai yang ditempel bukan dari pabrik yang sesuai dengan rokok yang dijual.(K24/ALAM).

Tentang Penulis: Redaksi Kebumen24.com

Gambar Gravatar
Berita Kebumen Terkini

Terimakasih telah mengikuti portal berita kami

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.