KEBUMEN, Kebumen24.com – Bertepatan dengan peringatan Hari Santri 2023, Pemerintah Kabupaten Kebumen memberikan bantuan berupa beasiswa kepada 666 santri dengan total senila Rp2 Miliar. Dimana, masing-masing santri mendapatkan bantuan senilai Rp3 juta.
Bantuan diserahkan langsung secara simbolis oleh Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, pada perayaan puncak acara HSN di Pendopo Kabumian, Jumat 3 November 2023. Kegiatan di isi dengan Sholawat dan Doa bersama antara jajaran pejabat Pemerintah Daerah, alim ulama, dan para santri.
Bupati mengatakan, Beasiswa ini sebagai wujud implementasi dari program Si Basuh atau santri bapak asuh. Termasuk dukungan dan kepedulian kepada kaum santri.
“Program Si Basuh ini berikan setiap tahun berupa beasiswa santri. Tahun ini kita siapkan Rp2 miliar untuk 666 santri di 15 pondok pesantren,” terangnya.
Bupati menyatakan Kebumen dikenal sebagai kota santri. Untuk itu peringatan Hari Santri setiap tahun harus dilaksanakan dengan kegiatan yang positif dan meriah.
“Alhamdulillah peringatan Hari Santri kembali kita adakan di Pendopo. Sebagai kota santri, maka santri punya peran penting untuk mewujudkan masyarakat Kebumen yang berakhlak,” ujar Bupati.
Selain itu, Bupati juga menyampaikan tentang beberapa tantangan yang dihadapi santri, yaitu derasnya arus globalisasi yang saat ini telah membentuk pola hidup masyarakat. Santri diminta untuk menyeimbangkan arus globalisasi dengan pengetahuan yang dimiliki.
“Di tengah derasnya arus globalisasi, santri harus tetap berdiri kokoh, menjadikan jihad sebagai landasan untuk mengisi kemerdekaan melalui tiga pilar utama, yaitu pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat,”ucapnya.
Sementara itu, Nuri Syamsiah santri dari Ponpes Al Istiqomah Kebumen menyampaikan terima kasih kepada Bupati atas bantuan yang berikan. Ia mengaku sudah mendapat beasiswa selama dua kali dengan nilai Rp3 juta setiap tahunnya.
“Alhamdulillah bersyukur, kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, bapak Bupati atas bantuan yang diberikan untuk para santri. Ini yang kedua kalinya saya mendapatkan beasiswa sebesar Rp3 juta,” ucapnya.
Menurutnya, uang tersebut sangat bermanfaat untuk keperluan sekolah, seperti untuk membeli buku, kitab, seragam alat tulisa dan sebagainya. “Harapannya pemerintah bisa terus memberikan perhatian kepada santri dan pondok pesantren,” ucapnya.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















