Politik

Baliho Ganjar-Mahfud di Bali Dicopot Saat Kunjungan Jokowi

797
×

Baliho Ganjar-Mahfud di Bali Dicopot Saat Kunjungan Jokowi

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, Kebumen24.com – Peristiswa pencopotan Baliho Calon Presiden dan Wakil Presiden Ganjar-Mahfud di Bali menampik perhatian sejumlah pentolan PDIP. Apalagi pencopotan dilakukan saat Presiden Jokowi melakukan kunjungan di Kabupaten Gianyar, Bali, Selasa 31 Oktober 2023.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Kehormatan PDIP, Komarudin Watubun, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa 31 Oktober 2023. Menurutnya, pencopotan baliho Satpol PP Bali tersebut dapat dianggap sebagai tindakan provokasi.

Komarudin menegaskan bahwa Bali dianggap sebagai kandang banteng oleh PDIP. Jangan sampai kandang PDIP diganggu.

“Di Bali, kita tahu betul bahwa Bali merupakan sarang banteng, kandangnya banteng. Tindakan seperti ini seharusnya segera diinvestigasi secara menyeluruh. Saya melihat tindakan ini sebagai upaya provokasi. Sangat disayangkan jika kandang PDIP diperlakukan dengan tidak hormat,” jelas anggota Komisi II DPR.

“Dalam hal ini, banteng tidak boleh diganggu. Banteng, ketika terusik, bisa bersikap brutal. Sebuah peringatan bahwa banteng tidak akan menunjukkan sikap lemah. Oleh karena itu, kita harus menghormati keberadaan banteng ini,” tambahnya.

Komarudin juga berharap bahwa pelaksanaan Pilpres 2024 dapat berjalan lancar tanpa memihak pada kepentingan tertentu. “Semoga segala proses berjalan dengan baik tanpa adanya campur tangan kelompok tertentu yang dapat mengganggu jalannya pemilihan,” tutup Komarudin.

Sebelumnya, Kasatpol PP Bali, Nyoman Rai Dharmadi, menjelaskan bahwa pencopotan baliho tersebut bukan hanya terkait dengan atribut PDIP dan Ganjar-Mahfud.

“Sesuai perintah Pj Gubernur, saya diminta untuk mencabut atribut parpol di area acara. Bagi saya, tindakan ini tidak terkait dengan bendera PDIP, Ganjar-Mahfud, atau atribut tertentu,” ungkap Nyoman Rai.

Dengan demikian, respons PDIP terhadap pencopotan baliho Ganjar-Mahfud di Bali saat kunjungan Jokowi menekankan pentingnya menghormati keberadaan partai politik dan menjaga proses politik tanpa gangguan demi kelancaran pemilihan di masa mendatang.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com