Politik

PSI Bidik Jawa Tengah Jadi “Kandang Gajah”, Kaesang Safari Ramadan di Kebumen dan Klaim Banyak Tokoh Diam-Diam Bergabung

821
×

PSI Bidik Jawa Tengah Jadi “Kandang Gajah”, Kaesang Safari Ramadan di Kebumen dan Klaim Banyak Tokoh Diam-Diam Bergabung

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menargetkan Provinsi Jawa Tengah sebagai basis kekuatan politik partai yang mereka sebut sebagai “kandang gajah.” Target tersebut diupayakan melalui perluasan jaringan dan silaturahmi dengan berbagai tokoh masyarakat serta tokoh agama di sejumlah daerah.

Komitmen itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jawa Tengah, Antonius Yogo Prabowo, saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan bersama jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI di Pondok Pesantren Al-Falah, Kabupaten Kebumen, Rabu (11/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut hadir pula Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep, Ketua Harian PSI Ahmad Ali, serta jajaran pengurus wilayah hingga pengurus DPC PSI se-Jawa Tengah.

Menurut Yogo, momentum Ramadan dimanfaatkan PSI untuk mempererat komunikasi dengan para tokoh di daerah, termasuk tokoh pesantren, sebagai langkah memperkuat basis dukungan politik partai.

“Di bulan Ramadan kami menjalin silaturahmi dengan semua tokoh-tokoh, salah satunya di Pondok Al-Falah Kebumen ini. Kami menjalin komunikasi dengan para tokoh, termasuk Gus dan tokoh-tokoh yang ada di sini,” kata Yogo kepada wartawan usai kegiatan.

Ia menilai semakin banyak pertemuan dan komunikasi yang dilakukan dengan tokoh masyarakat, maka peluang PSI untuk memperluas jaringan dan memperkuat basis dukungan di Jawa Tengah akan semakin besar.

“Semakin banyak kami bersilaturahmi, membuka jaringan, tentu ini semakin mewujudkan Jawa Tengah sebagai kandang gajah akan semakin nyata,” ujarnya.

Yogo bahkan mengklaim bahwa saat ini sudah banyak tokoh di Jawa Tengah yang menyatakan bergabung dengan PSI. Namun sebagian di antaranya memilih tidak mempublikasikan keputusan tersebut.

“Banyak tokoh-tokoh yang hari ini menyatakan bergabung dengan PSI. Bahkan lebih banyak yang sudah bergabung tapi tidak mau ramai-ramai dirilis,” ungkapnya.

Menurutnya, beberapa tokoh memang secara khusus meminta agar keterlibatan mereka di PSI belum diberitakan ke publik untuk sementara waktu.

“Masih banyak tokoh-tokoh yang memang atas kehendak beliau tidak mau diberitakan. Tapi kami optimistis Jawa Tengah bisa menjadi kandang gajah,” kata Yogo.

Meski demikian, Yogo menegaskan bahwa target menjadikan Jawa Tengah sebagai “kandang gajah” bukan sekadar slogan politik. Ia menilai hal tersebut hanya bisa terwujud melalui kerja keras seluruh struktur partai di berbagai tingkatan.

“Ini bukan hanya slogan yang diucapkan, tapi perlu kerja keras di bawah. Seluruh struktur partai harus menyambut slogan ini,” ujarnya.

Salah satu indikator keberhasilan dari target tersebut, lanjut Yogo, adalah meningkatnya jumlah kursi legislatif PSI di Jawa Tengah pada pemilu mendatang.

“Kita bekerja keras untuk mewujudkan kandang gajah. Salah satu indikatornya nanti kursi-kursinya harus berlipat ganda dari yang ada sekarang,” katanya.

Sementara itu, Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali mengungkapkan bahwa dalam kunjungan ke Kebumen kali ini terdapat seorang putra kiai dari salah satu pesantren di Kabupaten Kebumen yang telah bergabung dengan PSI. Namun, identitasnya belum diumumkan secara resmi.

“Ya, Gus-nya,” ujar Ahmad Ali singkat saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai sosok yang disebut telah bergabung dengan partai berlambang gajah tersebut.

Melalui rangkaian Safari Ramadan dan pertemuan dengan berbagai tokoh di daerah, PSI berharap dapat memperluas dukungan masyarakat sekaligus memperkuat posisi politik partai di Jawa Tengah menjelang kontestasi politik mendatang.(k24/ILHAM).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com