KEBUMEN, Kebumen24.com – Safari Ramadan yang digelar Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kabupaten Kebumen membawa kabar mengejutkan. Dalam kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Al-Falah, Desa Sumberadi, Kebumen, PSI mengklaim mendapatkan kader baru dari lingkungan pesantren.
Hal itu disampaikan Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, saat ditemui wartawan usai kegiatan Safari Ramadan pada Rabu (11/3/2026).
Menurut Ahmad Ali, kabar bergabungnya kader baru tersebut muncul di sela kegiatan silaturahmi dengan para tokoh pesantren, kiai, dan santri.
“Kebetulan tadi kami dapat kader baru. Cuma karena ini bukan konsolidasi, kami belum umumkan secara resmi,” ujar Ahmad Ali.
Ia mengisyaratkan bahwa sosok yang dimaksud berasal dari lingkungan pesantren yang dikunjungi. Bahkan, menurutnya, tokoh tersebut merupakan salah satu putra kiai atau gus dari pondok pesantren setempat.
“Kayaknya pengasuh pondoknya ini bergabung dengan PSI. Ya Gus-nya (putra kiai),” tambahnya.
Meski demikian, Ahmad Ali menegaskan bahwa kunjungan ke pesantren tersebut bukan agenda konsolidasi politik ataupun perekrutan kader secara formal. Ia menyebut Safari Ramadan merupakan kegiatan silaturahmi untuk mempererat hubungan dengan kalangan ulama dan santri.
“Ini adalah silaturahmi, bukan konsolidasi politik. Kami datang untuk menyambung hubungan, saling mengenal, sekaligus meminta nasihat dari para ulama,” jelasnya.
Menurut Ahmad Ali, setiap kunjungan PSI ke pesantren selalu dimanfaatkan untuk mendengar pandangan serta masukan dari tokoh agama mengenai kondisi bangsa maupun perjalanan partai.
Ia menilai peran ulama dan kiai sangat penting dalam perjalanan bangsa Indonesia, sehingga nasihat mereka menjadi rujukan penting bagi partai.
“PSI menyadari betul bahwa kiai dan ulama bukan hanya guru bagi PSI, tetapi juga guru bangsa yang selalu kita dengarkan nasihatnya,” kata dia.
Ahmad Ali juga menilai bulan Ramadan menjadi momentum yang tepat bagi partai untuk mempererat hubungan dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan pesantren.
Ia mengibaratkan kegiatan Safari Ramadan sebagai waktu bagi partai untuk mengisi kembali energi setelah berbulan-bulan menghadapi dinamika politik.
“Kalau ibarat mobil, selama 11 bulan berjalan dengan hiruk pikuk politik. Nah, bulan puasa ini kita gunakan untuk mengecas,” ujarnya.
Menurutnya, setelah Ramadan berakhir, PSI akan kembali melanjutkan agenda politik dan konsolidasi organisasi.
“Setelah puasa selesai, baru gaspol lagi,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pengasuh Ponpes Al-Falah Sumberadi Kebumen, KH Muhammad Zulvian Ikfina (Gus Ulfi), menyampaikan bahwa terkait kabar bergabungnya tokoh pesantren ke PSI akan disampaikan secara resmi melalui rilis pers.
“Ya nanti ada pers rilisnya,” kata Gus Ulfi.
Pernyataan itu kemudian ditanggapi Ahmad Ali yang menegaskan bahwa yang dimaksud bukan pengasuh pesantren, melainkan seorang gus dari lingkungan pesantren tersebut.
“Ya bukan pengasuhnya, tapi Gus-nya,” timpal Ahmad Ali.
Gus Ulfi pun membenarkan pernyataan tersebut dan berharap PSI dapat terus berkembang dalam perjalanan politik ke depan.
“Semoga PSI lebih tertata lagi dan mendapatkan parliamentary threshold pada pemilu yang akan datang,” ujarnya.
Kunjungan pimpinan PSI ke Ponpes Al-Falah Kebumen tersebut juga dihadiri sejumlah pengurus pusat dan daerah. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat Safari Ramadan bersama tokoh pesantren dan para santri.(K24/ILHAM).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















