PemerintahanPendidikan

Satukan Perjuangan Diterbitkannya SK Inpasing, FGSNI Gelar Pembinaan Anggota

1203
×

Satukan Perjuangan Diterbitkannya SK Inpasing, FGSNI Gelar Pembinaan Anggota

Sebarkan artikel ini

SEMARANG, Kebumen24.com,- Untuk menyatukan perjuangan dan satu pemikiran, Forum Guru Non Inpasing (FGSNI) menggelar pembinaan anggotanya. Ini sekaligus untuk menyatukan misi, yakni diterbitkannya SK Inpasing bagi para guru Madrasah swasta di Indonesia.

Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kementrian Agama Kota Semarang, Jum’at, 16 Juni 2023. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua FGSNI Agus Muhtar S.Hi, Kepala Kemenag Semarang H. Muhammad Farid, M. Pd dan juga seluruh anggota FGSNI dan juga pengurus FGSNI dari Kabupaten Pati.

Agus Muhtar menuturkan perjuangan FGSNI selama ini legal, karena FGSNI sendiri adalah forum resmi sesuai surat keputusan dari Kemenkumham dan memiliki akta notaris. Untuk itu, perjuangan dari seluruh anggota dalam mendapatkan haknya, yakni diterbitkannya SK Inpasing oleh pemerintah.

‘’ Untuk itu, melalui pembinaan yang digelar ini diharapkan akan menjaga kekompakan semua anggota FGSNI di seluruh Indonesia. Dimana, dengan kekompakan dan satu tujuan akan lebih mudah mencapai harapan, tentunya dibarengi dengan harapan dan do’a.’’ujarnya.

Sementara itu Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Semarang H. Muhamad Farid memberikan apresiasi atas perjuangan oleh para guru madrasah untuk mendapatkan haknya. Pihaknya, siap mendukung penuh peningkatan kesejahteraan para guru, melalui program Inpasing.

Menurutunya ini hal yang wajar, dikarenakan para guru juga memiliki tugas untuk mencerdaskan anak bangsa. Apalagi tugas beban mereka sama dengan para guru lainnya di Indonesia.

” Saya mengapresiasi dan mendukung perjuangan fgsni kota semarang didalam memperjuangkan peningkatan kesejahteraan guru lewat program inpassing di kementrian Agama di Jakarta,” ujarnya.

Ketua FGSNI Kota Semarang Maftuhin mengaku sangat berterima kasih kepada pengurus pusat, ketua umum FGSNI yang telah hadir langsung untuk memberikan suport para anggotanya. Pihaknya, berharap, dengan adanya kegiatan ini Kementrian Agama RI bisa merealisasikan SK Inpasing untuk para guru madrasah swasta di Indonesia.

” Saya berterimakasih kepada pengururs Pusat, ketum fgsni yang sudah memotivasi dan mensuport agenda ini, sehingga dapat terealisasi, untuk menyatukan misi yakni terbitanya SK Inpasing,” katanya.

Sebelumnya Forum Guru Sertifikasi Non Inpassing Indonesia (FGSNI) telah mendapat dukungan dari Ketua Komisi 8 DPR-RI Prof. Ashabul Kahfi yang akan mendesak pemerintah untuk menerbitkan SK Inpasing bagi para guru madrasah di Indonesia. Dimana, Ketua Komisi 8 tersebut akan merekomendasikan dan catatan khusus bagi anggaran SK Inpasing sebesar Rp 1,8 triliun untuk 108 ribu guru madrasah di Indonesia.

Selain itu, FGSNI juga telah bertemu dengan Ketua Badan Anggaran Said Abdullah yang akan segera  mengundang Mentri Agama RI, Bapennas dan juga Komisi 8 untuk merealisasikan program Inpassing 2023. Dimana nantinya akan ada rapat terkait usulan kepada Kemenkeu dan desakan dari Komisi 8 DPR-RI, agar segera merealisasikan SK Inpasing untuk kesejahteraan para guru.

FGSNI juga bertemu anggota Fraksi PKB DPR RI, H. Marwan Dasopan baik diruang sidang fraksi maupun di convention center yang menyatakan, bahwa fraksi PKB DPR RI akan secara optimal mendukung penganggaran program Inpasing guru madrasah terealisasi pada tahun ini. FGSNI juga telah melakukan rapat bersama dengan Kementrian Agama RI pada tanggal 7 Juni 2023, dan hasilnya komisi VIII mendorong penuh  anggaran Inpassing untuk dapat diaangarkan pada tahun ini.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.