Pendidikan

Tingkatkan Kualitas Manajemen SDM, UPB Kebumen Gelar Uji Kompetensi Dosen

785
×

Tingkatkan Kualitas Manajemen SDM, UPB Kebumen Gelar Uji Kompetensi Dosen

Sebarkan artikel ini

PEJAGOAN, Kebumen24.com,- Untuk meningkatkan kualitas Manajemen Sumber Daya Manusia yang unggul dan profesional, Univeristas Putra Bangsa (UPB) Kebumen menggelar Uji Kompetensi para Dosen dan Staf Karyawan. Ini dilakukan agar tenaga pendidik memiliki Sertifikasi Profesi yang berstandar sesuai dengan himbaun Presiden RI Joko Widodo tentang SDM unggul Indonesia.

Kegiatan ini digelar atas kerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Managemen Sumber Daya Manusia (LSP MSDM) Unggul Indonesia. Uji Kompetensi berlangsung di Aula Kampus UPB, jalan Ronggowarsito Pejagoan Kebumen mulai Rabu 1 Ferbuari hingga Jumat 3 Februari 2023.

Dalam kegiatan ini, UPB menhadirkan 3 orang Assesor dari LSP MSDM Unggul Indonesia, yaitu Dr. Sri Lestari Prasilowati, M.A, Dr. Suyanto, S.E.., M.M., M.Ak., Ak., dan Dr. Susanti Wi dhiastuti, S.E., M.M. Mereka akan memberikan penilaian kepada para peserta, mengenai kompeten atau tidaknya.

Ketua Yayasan Pendidikan Putra Bangsa Kebumen Dr. H. Slamet Ahmadi, M.M., kegiatan diikuti sekitar 30 Dosen dan staf karyawan. Sebelumnya mereka juga telah mengikuti pelatihan selama 3 hari.

Sedangkan teknis dalam Uji Kompetesni ini, para peserta akan dilakukan penilaian atau assessment. Ini meliputi ujian tertulis, wawancara hingga pengumpulan portofolio.

‘’ Sebenarnya total ada 6 hari, dimana, Jadi 3 hari untuk pelatihan dan 3 hari untuk penilaian atau assessment,’’terang Ahmadi saat ditemui di Kampus UPB, Kamis 2 Februari 2023, kemarin.

Ahmadi menilai kegiatan ini sangat penting. Terutama  untuk meningkatkan kompetensi para dosen dan juga staf karyawan dalam bidang Manajemen Sumber Daya Manusia. Terlebih kampus harus bisa menghasilkan lulusan yang berkualitas. Ini akan terwujud manakala dosen dan stafnya juga berkualitas.

“Kami saat ini sedang menyekolahkan 11 dosen untuk gelar S3 dan 8 sudah selesai, jadi nanti kurang lebih 20 dosen yang bergelar doktor, namun kalau hanya sekedar kuliah S3 saja bagi kami belum cukup, karena harus belajar tentang kompetensi praktis yang berkaitan dengan dunia kerja dan dunia industri, dengan begitu akan link and match antara konsep yang diberikan oleh kampus dan implementasikan yang di lakukan di dunia industri,” ujarnya.

Lebih lanjut Ahmadi menambahkan, untuk peningkatan kapasitas SDM Dosen dan staf, UPB juga telah bekerjasama dengan dua perusahaan. Yakni PT Integrity, dan PT Indofood Sukses Makmur.

‘’ Kemarin juga sudah kami berikan pelatihan selama 3 hari dengan narasumber dari pengurus Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jateng. Narasumber tersebut sudah berpengalaman 30 tahun sebagai pelaku di dunia usaha dan dunia industri.’’imbuhnya.

Sementara itu, Kordinator Tim Asesor LSP Dr. Sri Lestari Prasilowati, M.A, menjelaskan penyelenggaraan uji kompetensi ini merupakan yang pertama digelar di Kabupaten Kebumen. Sebenarnya ini wajib diikuti bagi seluruh Sumber Daya Manusia yang ada di Indonesia.

Disisi lain, Kementerian Tenaga Kerja RI juga telah mensyaratkan bagi staf maupun tenaga kerja di bidang SDM diharuskan memiliki sertifikat kompeten. Termasuk bagian dari implementasi Permenaker 115 tahun 2022 tentang Pemberlakuan Wajib Sertifikasi Kompetensi Kerja Bagi Tenaga Kerja Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia.

“Sebenarnya wajibnya adalah untuk seluruh SDM yang ada di Indonesia karena ini kaitannya dengan Himbauan bapak Presiden Jokowi tentang SDM unggul Indonesia, sementara di kementrian tenaga kerja mensyaratkan wajib staf atau tenaga kerja di bidang SDM harus mempunyai sertifikasi kompetensi” jelasnya.

Dr. Suyanto menambahkan, ada beberapa Lembaga sertifikasi profesi yang berlaku di Indonesia, salah satunya LSP P1. Ini yang berlaku di lingkungan kampus, atau dalam pengertianya, mahasiswa dapat dinilai melalui LSP bidang SDM,

‘’Seperti halnya di bidang keuangan, pemasaran, kewirausahaan, teknik dan lain sebagainya.’’terangnya.

Selain itu, ada juga LSP P2 untuk dunia industri yang kompetensinya akan dinilai melalui Lembaga tersebut. Kemudian LSP MSDM Unggul Indonesia. Ini masuk dalam LSP P3 yang berlaku nasional dan bisa mensertifikasi sumber daya manusia di seluruh Indonesia.

‘’ Jadi jaman sekarang, sertifikat kompetensi tidak hanya cukup dibuktikan hanya dengan memiliki Ijazah dan juga transkrip nilai saja, namun kompetensi nya harus ditunjukkan dengan pengakuan dari lembaga sertifikasi profesi dan dapat dimasukan kedalam SKPI atau Surat Keterangan Pendamping Ijazah.’’ujarnya.

Suyanto menjabarkan, LSP ini merupakan kepanjangan dari BNSP dan telah mendapatkan lisensi. Untuk itu, sertifikat kompetensi yang diberikan nantinya memiliki logo garuda emas dan ditandatangani langsung oleh direktur BNSP Indonesia.

‘’ Semua pasti berharap lulusan nantinya bisa diterima di dunia usaha dan dunia industri. Makanya disini ada 3 hal yang penting yaitu Knowledge, skill dan juga sikap,  Ini saya kira sangat dibutuhkan untuk menciptakan SDM Unggul Indonesia maju, sehingga lulusan nanti tidak blank tentang industri,”pungkasnya.(k24/*/


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.