ReligiSEJARAHSENI BUDAYASudut Pandang

Di Kebumen, Ternyata ada Al-Quran Tulis Tangan dari Abad 18 Terbuat dari Kulit Kayu

2930
×

Di Kebumen, Ternyata ada Al-Quran Tulis Tangan dari Abad 18 Terbuat dari Kulit Kayu

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com,- Sebuah kitab suci Al-Quran kuno dari abad ke 18 ditemukan di daerah Somalangu Desa Sumberadi Kebumen. Al-Quran tersebut kondisinya masih utuh, dan bahkan ditulis dengan tangan berbahan kulit kayu.

Menurut Ketua Paguyuban Kawulo Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (PAKASA) KRAP Arif Priyantoro Reksaningrat, Al-Quran tersebut sempat beberapa kali berpindah tangan. Namun selama 7 tahun dirawat oleh kerabat dari Kasultanan Jogjakarta.

Dari informasi tersebut, team PAKASA kemudian melakukan komunikasi dengan Kerabat Dalem Kasultanan Jogjakarta. Hingga akhirnya al-Quran tersebut bisa dibawa kembali ke Kebumen.

” Kami bersama team mendapatkan informasi itu kemudian mencoba untuk mengembalikan artefak yang menurut kami ini sangat penting bagi Kebumen karena Al-Quran tulisan tangan yang diperkirakan ditulis di awal abad 18,”ucap Arif saat ditemui Sabtu, 9 April 2022.

Al-Quran yang merupakan bukti sejarah penyebaran Islam di Kebumen ini terbuat dari bahan dluwang, atau dari kulit kayu dan ditulis dengan tinta bebahan alami. Jika dilihat dari penulisan dan bentuk huruf diperkirakan Al-Quran ini ditulis oleh satu orang yang ahli.

Untuk memastikan kebenaran Alquran tersebut, team PAKASA sebelumnya sempat membawa Al-Quran tersebut ke Pura Mangkunegaran yang terletak di Kraton Surakarta. Disana ada beberapa artefak Al-Quran yang memang ditulis pada abad ke 17 dan bahkan ada yang lebih tua lagi.

 

Dari situ kemudian dilakukan pembanding dengan koleksi Al-Quran lainya. Salah satunya dengan Al-Quran seratan tangan dari Raden Mas Sahid atau Alap Alap sambernyowo. Seratan tersebut ditulis sekitar tahun 1739, dan ternyata benar data Al-Quran tersebut hampir sama dengan yang ditulis oleh Raden Mas Sahid. Termasuk bahan yang digunakan sama persis menggunakan bahan dasar Dluwang.

” Jadi ada beberapa beberapa dluwang di era itu, ada dluwang Jawa dan ada yang didatangkan dari luar negeri, kalau yang dari luar negeri ada watermarknya atau hologram, kalau ini tidak ini berasal dari lokal”katanya.

Arif mengatakan, sampul dari Al-Quran ini terbuat dari kulit, dan penjilidan nya masih menggunakan benang. Ketika al-Quran tersebut dibuka juga telah terdapat beberapa warna, yang diantaranya adalah merah dan kuning keemasan. Ini merupakan ciri khas dari abad tertentu.

Data pembanding saat di pura Mangkunegaran adalah seratan tangan dari Raden Mas Sahid dari tahun 1739. Dimana ini sama dengan jenis bahan tinta dan cara penjilidan untuk membuat sampul juga sama.

‘’Jadi dari Pura Mangkunegaran keluar keterangan identifikasi sertifikasi bahwa al-Quran ini ditulis sekitar abad 18 awal. Artefak Al-Quran ini kondisinya masih cukup bagus masih komplit halamannya dan tingkat kerusakannya belum terlalu parah,”terangnya.

Arif menyampaikan, bahwa menurut salah seorang yang terakhir merawat, ada satu lagi Al-Quran yang sama, akan tetapi saat ini sudah ada di Museum Muhammad Nih Singapura. Alquran tersebut sudah dicek disana dan ternyata sama persis dengan yang disini.

“Menurut kerabat Kasultanan Jogjakarta yang terakhir merawat ini ada satu lagi yang sama persih seperti ini tetapi sudah keluar negeri, itu ada di museum Muhammad Nih Singapura, beliau sudah mengecek kesena dan Al-Quran yang disana dengan ini sama persis dari bahan penulisan, kemudian dari sampulnya.

Sementara itu Sekretaris PAKASA KRT Hargo Yohanes Reksapura menambahkan ada hal yang unik di Al-Quran tersebut. Dimana penulisan di halaman 1 dan 2 penjilidannya halamannya terbalik yakni di Surat Al-fatihah dan surat Al-Baqarah. Kemudian keunikan lainnya adalah ada bekas terbakar yang berada di sisi sisi tepi.

‘’ Semoga dengan adanya manuskrip ini, team PAKASA jadi lebih giat menggali kehebatan dari leluhur. Dan akan membawa berkah sehingga kehidupan beragama di Kebumen akan semakin membaik,”ujarnya.(k24/imam)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.