KEBUMEN, Kebumen24.com – Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas II B Kebumen Halasson Sinaga menekankan pentingnya miitigasi resiko saat melaksanakan kerja. Ini selaras dengan pesan Kakanwil Kemenkumham Jawa Tengah.
Hal itu ia sampaikan saat menggelar rapat bersama pegawainya. Rabu 16 Maret 2022. Ia meminta untuk segera menelaah mitigasi risiko dari kondisi lingkungan, warga binaan pemasyarakatan (WBP), pegawai hingga sinergi UPT dengan Aparat Penegak Hukum (APH).
‘’ Penerapan mitigasi risiko merupakan langkah strategis yang terus ditekankan oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah A. Yuspahruddin, jadi kita harus melaksanakannya,’’ucapnya.
Halasson Sinaga mengatakan pertemuan kemarin Kakanwil Kemenkumham Jawa Tengah juga menyampaikan kaitannya mitigasi resiko dengan Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM.
“Pak Kakanwil menyampaikan bahwa Zona Integritas itu jika ingin meraih WBK/WBBM harus melakukan mitigasi risiko. Seperti memitigasi pegawai termasuk pejabat strukturalnya, memitigasi pergaulan kita di luar dalam bersinergi berkolaborasi dengan APH,” ujar Halasson.
Halasson juga berpesan agar seluruh petugas melaksanakan pekerjaannya dengan baik dan mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Ini setidaknya harus lebih dipahami para pegawai terkait dampak yang akan mereka terima apabila melanggar SOP yang sudah ada.
“pak Kakanwil juga menjelaskan beberapa poin yang perlu menjadi perhatian jajarannya, yakni melarang adanya tindak kekerasan di lapas dan rutan, memberikan hak WBP sebaik-baiknya, jangan sampai ada pungutan liar terhadap pelayanan bagi WBP dan peredaran HP bahkan narkoba.” Ungkapnya. (K24)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















