KesehatanPemerintahanReligi

10 Jemaatnya Positif Covid-19, Peribadatan di Gereja Weton Wetan Ditiadakan

2660
×

10 Jemaatnya Positif Covid-19, Peribadatan di Gereja Weton Wetan Ditiadakan

Sebarkan artikel ini
Penyemprotan disinfektan di Gereja Kristen Kerasulan Indonesia (GKKI) Desa Weton Wetan pasca sejumlah jemaat positif Covid-19
Penyemprotan disinfektan di Gereja Kristen Kerasulan Indonesia (GKKI) Desa Weton Wetan pasca sejumlah jemaat positif Covid-19

PURING, Kebumen24.com –  Forkopimcam Kecamatan Puring bersama dengan Puskesmas dan juga Pemerintah Desa secara resmi menutup sementara operasional Gereja Kristen Kerasulan Indonesia (GKKI) Desa Weton Wetan. Ini mengingat 10 orang jemaat dinyatakan positif Covid 19 usai berkontak langsung dengan salah satu warga yang datang dari luar daerah.

Penutupan diimpin langsung oleh Plt Camat Puring, Sugito Edi Prayitno Senin 31 Juni 2021. Tak hanya menutup, pihaknya juga melakukan penyemprotan disinfektan dan juga memberikan bantuan berupa paket sembako kepada masyarakat yang sedang isolasi mandiri.

Sugito menjelaskan penutupan sementara operasional gereja selama 14 hari ke depan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran covid 19. Dengan begitu diharapkan peribadatan bisa kembali berjalan normal.

Ia menilai, kasus positif Covid-19 di Desa Weton Wetan bisa saja mengalami peningkatan. Terlebih masih ada 5 orang yang menunggu hasil swab rapid antigen. Adapun 10 orang yang positif Covid 19, sembilan diantaranya tengah melakukan isolasi mandiri dan 1 orang dirawat di rumah sakit.

“Semoga yang rapid antigen itu, nanti hasil swabnya tidak positif, sehingga kasus aktif yang positif di desa ini ada 10 orang,” ujar Plt Camat Puring,

Lebih lanjut Sugito mengaku untuk penanganan Covid 19 tidaklah bisa dilakukan secara parsial ataupun sendiri sendiri, namun harus secara bersama sama. wajib terintegrasi mulai dari Forkopimcam, Pemeringat Desa dan juga masyarakat. Berbagi langkah juga telah dilakukan mulai dari traking hingga sosialisasi terus menerus kepada masyarakat.

Sugito menambahkan hingga saat ini, kasus terkonfirmasi positif Covid 19 di Kecamatan Puring berjumlah 15 orang, 3 diantaranya dirawat dan 12 orang lainnya melakukan isolasi mandiri. Untuk itu pihaknya menghimbau kepada masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan setiap melakukan aktivitas keluar rumah.

‘’ Semua harus prokes, mulaid ari egiatan sosial, ekonomi, kebudayaan hingga keagamaan,’’imbuhnya.

Penyemprotan disinfektan di Gereja Kristen Kerasulan Indonesia (GKKI) Desa Weton Wetan pasca sejumlah jemaat positif Covid-19

Sementara itu Sumardi selaku tokoh gereja setempat mengaku sebelumnya ada salah satu jemaatnya yang terkonfirmasi Covid 19 karna sempat kontak langsung dengan keluarganya yang pulang dari Bandung, Jawa Barat, namun dalam kondisi sakit. setelah itu dilakukan swab dan hasilnya dinyatakan positif covid.

Terkait penutupan Gereja tersebut, pihaknya mengaku tetap menghormati keputusan dari pemerintah. Ia berharap peribadatan bisa kembali berjalan normal usai penutupan selama 14 hari kedepan.

“Bagaimanapun aturan aturan yang sudah ada  kita patuhi dan kita laksanakan, toh kami juga bisa melaksanakan peribadatan dengan Tuhan di rumah pun itu masih bisa,” pungkasnya. (K24/Imam)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.