Ekonomi

Manfaatkan Waktu Luang, Seorang Guru Honorer SMP di Kebumen Sukses Geluti Bisnis Ternak Perkutut

7723
×

Manfaatkan Waktu Luang, Seorang Guru Honorer SMP di Kebumen Sukses Geluti Bisnis Ternak Perkutut

Sebarkan artikel ini
Foto Peternak Burung Ibnu Nadziir

ALIAN, Kebumen24.com – Berawal kecintaanya terhadap burung, seorang Pria yang sehari sehari berprofesi sebagai Guru Honorer Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kebumen kini sukses menggeluti bisnis ternak burung perkutut. Bahkan Omzet yang didapatnya hingga puluhan Jutan Rupiah perbulanya.

 

Adalah Ibnu Nadziir (30) warga desa Kalirancang RT 01 RW 06 Kecamatan Alian Kebumen. Dengan memamfaatkan waktu luangnya, kini ia memiliki 20 pasang burung yang perkutut dan 10 pasang burung tekukur warna. Dari dua jenis burung yang diternaknya itu, harga yang paling stabil adalah jenis burung tekukur warna.

 

Meski di tengah pandemi Covid-19, pemuda asal ini mengaku omset penghasilan dan penjualan burung hasil ternakannya masih terbilang stabil.

 

 “Untuk burung tekukur warna dijual kisaran 5 sampai 10 juta, kalau burung perkutut sih 100 ribu sampai 500 ribu , itupun tergantung klasifikasi jenis warna dan bunyinya,” terang Ibnu, Minggu 31 Mei 2020.

 

Foto Peternak Burung Ibnu Nadziir

Bahkan pemilik penangkaran SOWOL BIRD FARM tersebut mengaku penangkaran burung yang dilakoninya selama 4 tahun kini telah memiliki pelangganya hingga berbagai luar kota.

 

“Kalau perkutut kita sudah ada pengepulnya jadi mereka nanti akan datang sendiri kesini, kalau tekukur warna kita pasarkan melalui online dan komunitas-komunitas pecinta burung yang tersebar se-Indonesia,”katanya.

 

Meski pendapatan sebagai peternak burung diakuinya lebih banyak dari sebagai guru honorer, dirinya tetap ingin meneruskan profesinya sebagai seorang guru yang menurutnya merupakan panggilan jiwa. Terkait dengan maraknya wabah virus corona, Dirinya pun berharap agar pandemi segera berakhir agar semua aktivitas kembali berjalan normal.  Sehingga aktifitaa belajar mengajar kembali normal.

 

“Kalau jadi guru saya tetep mas,  saya juga sudah rindu sekali mengajar di sekolah. Untuk itu saya pun berharap pandemi ini segera berakhir biar semuanya kembali normal”, pungkasnya.(K24/ARTA)

 


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com