Kesehatan

Kedatangan Tamu dari Negara Terdeteksi Virus Corona, Pengelola Mexolie Hotel Lapor Dinkes

1319
×

Kedatangan Tamu dari Negara Terdeteksi Virus Corona, Pengelola Mexolie Hotel Lapor Dinkes

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com- Mata dunia sedang tertuju pada satu wabah virus corona baru (2019-nCov) yang telah terdeteksi di 25 negara. Seluruh perhatian dipusatkan kepada penyebaran virus yang menyebabkan sedikitnya 450 orang meninggal dunia akibat terinfeksi penyakit yang mirip pneumonia ini.
Tak terkecuali pengelola Mexolie Hotel yang beberapa hari lalu kedatangan rombongan tamu dari beberapa negara terdeteksi virus corona diantarnya Taiwan, Jepang dan Spanyol. Sebagai langkah kewaspadaan dini, pihak hotel lantas melaporkan hal tersebut kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen.

“Takutnya salah prosedur, kita memilih lapor ke Dinkes. Kalau tidak menginfromasikan ada sesuatu nanti juga takut salah,” kata Sales Marketing Manager Mexolie Hotel Sony Alhanif, Selasa 4 Februari 2020.

Meski pihaknya meyakini para warga negara asing itu telah lolos dari screening yang dilakukan pihak bandara. Namun kedatangan tamu tersebut mengundang kekhawatiran sehingga dilakukan upaya antisipasi.

 “Mereka kan sudah melewati custom bandara, otomatis sudah clear. Tinggal kita serahkan langkah prosedural ke Dinkes,” paparnya.

Disebutkan Sony, WNA yang berjumlah 13 orang itu diantaranya 9 orang berkebangsaan Taiwan, 3 orang dari Jepang dan 1 orang dari Spanyol memesan kamar sejak dua hari yang lalu, dan akan check out hari ini. Pihaknya akan tetap berkordinasi dengan Dinkes Kebumen apabila menemui hal serupa.

“Ini kewaspadaan kita, paling tidak memberitahu,” ucapnya.

Dilaporkan, sedikitnya 11.374 kasus virus corona yang memiliki karakteristik mirip dengan SARS dan MERS. Per 31 Januari 2020 tercatat 21 negara melaporkan adanya temuan virus corona, diantaranya China, Jerman, Finlandia, India, Filipina, Italia, UEA, Malaysia, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Australia, Singapura, Amerika Serikat, Nepal, Kamboja, Kanada, Perancis, Sri Lanka, Vietnam. Namun beberapa hari terakhir terdapat empat negara yang juga melaporkan yakni Inggris, Spanyol, Rusia dan Swedia.
Seiring banyaknya korban berjatuhan, WHO  menyatakan kondisi tersebut sebagai darurat kesehatan global yang patut menjadi perhatian internasional. WHO mendesak kepada pemerintahan dan organisasi di seluruh dunia untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Bahkan mengeluarkan larangan untuk mengunjungi sejumlah kota, wilayah, dan negara di mana terjadi wabah virus corona.
Mendapati adanya laporan tersebut, petugas dari Dinas Kesehatan Kebumen mendatangi para WNA untuk mengecek suhu tubuh. Dari hasil pengecekan, tidak ditemukan dugaan adanya gejala terjangkit virus corona.

 “Tidak ada yang perlu dikhawatrirkan, dari hasil itu semuanya baik-baik saja,” kata Kepala Dinkes Kebumen Dwi Budi Satrio.

Sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan serta kewaspadaan dini dalam menghadapi virus corona Dinkes Kebumen membuka posko di tiga titik tempat akses pemberangkatan dan pemberhentian moda transportasi darat meliputi Terminal tipe A Kebumen, Stasiun Kebumen serta Stasiun Gombong. Pihaknya juga berkewajiban melaporkan kepada Dinkes Provinsi Jawa Tengah berupa data harian secara berkala melalui pelayanan kesehatan baik warga yang terindikasi terjangkit virus corona maupun tidak. (K24/Hfd)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.