 |
| Foto Pelantikan Panwascam di Hotel Candisari, Senin (23/12) |
KARANGANYAR, Kebumen24.com- Usai menjalani proses seleksi, sebanyak 78 panitia pengawas kecamatan (Panwascam) dilantik untuk selanjutnya menjalani tahapan pengawasan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada 2020.
Pelantikan Panwascam yang berlangsung di Hotel Candisari, Senin (23/12) sekaligus pengambilan sumpah dan janji yang dipimpin langsung oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kebumen Arif Supriyanto.
Dirinya menjelaskan, sejak dibukanya pendaftaran pada November lalu, Bawaslu mengantongi ratusan nama calon Panwascam. Hingga terpilih tiga nama terbaik untuk setiap Kecamatan setelah menjalani berbagai seleksi mulai seleksi administrasi, kompetensi dan wawancara.
“Pertama menyatakan bahwa proses pengawalan Pilkada yang akan dilaksanakan 23 september 2020 siap kami awasi. Itu diawali dengan terbentuknya anggota panwascam,” kata Arif.
Dalam waktu dekat ini, Panwascam akan dihadapi tahapan yang sedang dilakukan KPU Kebumen terkait pencalonan Bupati maupun Wakil Bupati melalui jalur independen. Tugas Panwascam mengenai hal itu, jelas Arif, pengawasan pengumpulan bukti dukungan yang dilakukan oleh calon independen.
“Ada satu hal yang ditekankan untuk ASN tidak membantu proses itu,” imbuh dia.
 |
| Foto Pelantikan Panwascam di Hotel Candisari, Senin (23/12) |
Dihadapan para Panwascam, selain meminta agar segera berkordinasi kepada Forkopimcam untuk memudahkan langkah awal dalam bertugas. Dirinya juga meminta Panwascam terlibat langsung program maraton yang dilakukan KPU seperti pembentukan badan ad hoc.
“Tahapan sudah didepan mata, saat ini tahapan KPU yang kita tunggu pembentukan adhoc di tingkat Kecamatan. Hal ini tentunya menjadi fokus pengawasan. Panwascam secepatnya harus berkordinasi dengan pihak terkait di Kecamatan seperti Camat, Kapolsek, Danramil serta Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama,” terangnya.
Setelah dilantik, kata Arif, Panwascam akan diberikan pembekalan lebih lanjut sebagai penguatan kapasitas sehingga siap untuk melakukan pengawasan Pilkada mendatang.
“Tentunya tidak mudah dengan waktu demikian padat. Ini menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik setelah proses seleksi dan muncul tiga terbaik,” tuturnya.
Sementara Bupati Kebumen Yazid Mahfudz mengatakan, terdapat 21 Kabupaten di Jawa Tengah yang akan menjalani pemilihan kepala daerah. Dia berharap pelaksanaan pesta demokrasi dalam memilih kepala daerah akan berjalan lancar, berkaca pada perhelatan pemilihan kepala desa belakangan ini juga berlangsung lancar.
“Sering saya sampaikan beda pilihan wajar, tidak usah menjadi keluarga atau saudara kurang baik karena beda pilihan. Saya yakin Pilkada lancar seperti Pilkades sebelumnya,” ucapnya.
Yazid menekankan, agar para ASN dilingkungan Pemkab Kebumen bertindak netral untuk menjaga roda kepemerintahan. Dirinya tidak ingin Pemkab terganggu akibat ASN berafiliasi kepada salah satu pasangan calon yang nantinya berdampak pada pelayanan kepada masyarakat.
“Saya tekankan kepada Sekda supaya pemerintahan berjalan dengan baik. Jangan gara gara ada Pilkada pemerintahan jadi tidak karuan. Saya tidak ingin itu tidak terjadi di Kebumen,” terang Yazid
Bupati yang mendekati purna tugas pada Februari mendatang itu, juga mengajak kepada masyarakat turut serta mensukseskan gelaran demokrasi lima tahunan. Harapan Yazid kedepan, akan muncul banyak pasangan calon agar masyarakat lebih banyak memiliki pilihan.
“Ayo kita jaga bersama demokrasi ini jangan sampai dicederai oleh oknum tidak bertanggung jawab. Saya berharap banyak muncul calon, semakin banyak calon yang muncul, masyarakat semakin kompetitif,” pungkasnya.(K24/HFD)
Menyukai ini:
Suka Memuat...
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.