KEBUMEN, Kebumen24.com – Bulan Maulid adalah bulan yang dikenal Oleh Umat Islam dengan peristiwa kelahiran Nabi Muhammad SAW. Hampir umat islam di segala penjuru Dunia selalu memperingatinya pada setiap bulan ini. Hal itu dilakukan sebagai wujud kecintaanya kepada Nabi sekaligus mentauladaninya.
Seperti halnya yang dilakukan di Masjid Agung Kauman Kebumen, Ratusan jamaah tanpak khusuk dan penuh Khidmat mengikuti kegiatan peringatan maulid Nabi 1441 Hijriyah, yang berlangsung Minggu malam, 24 November 2019.
Hadir dalam acara ini, Camat Kebumen Ram Gunadi yang dalam hal ini mewakili Bupati Kebumen Yazid Mahfudz. Selain itu, kegiatan juga turut dihadiri para Ulama dan Kyai serta para pengurus Yayasan Masjid setempat.
Adapun Tema pada peringatan Maulid yakni “ Mengamalkan Sunnah Nabi adalah Esensi peringatan Maulid “, dalam hal ini disampaikan oleh Penceramah, KH. Saiful Ahmad Suharmadi dari Sleman Jogyakarta.
Dalam kesempatan ini, sambutan panitia yang disampaikan oleh H.Waliman.S.ag. dari Kepala KUA Kecamatan Kebumen mengatakan, kegiatan digelar bertujuan untuk menjalin Tali Silaturahmi dan sekaligus mempererat Ukuwah Islamiah, dengan harapan dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Alloh SWT.
“ Dengan peringatan Maulid Nabi ini, semoga bisa membawa keberkahan dan dapat meningkatkan kecintaan kepada Baginda Rasulullah serta mentauladinya,”tandas Waliman.
Sementara itu, Camat Kebumen Ram Gunadi dalam sambutan tertulis Bupati mengatakan, selain menyambut baik kegiatan tersebut, pihaknya mengajak kepada seluruh umat islam yang hadir, untuk senantiasa meneladani sifat sifat Baginda Rosul. Salah satunya dengan cara bersama sama membangun Kabupaten Kebumen menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera.
“ Rosululloh memiliki sifat Shidiq, Amanah,Tabligh dan Fathonah. Dengan begitu masyarakat harus bisa meniru agar menjadi manusia yang bermartabat, jujur, dan dapat dipercaya,” ucap Ram Gunadi.
Diakhir sambutanya, Ram Gunadi juga menyampaikan, terkait dengan keberadaan Masjid Agung Kauman Kebumen, diharapkan dapat menjadi tempat yang strategis untuk membina dan menggerakan potensi umat Islam.
“Dengan pengelolaan Masjid yang baik, diharapkan nantinya dapat mengembalikan peranan Masjid dijaman Rosululloh. Peran Masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah saja, tapi juga sebagai pusat pengembangan Masyarakat untuk mengatasi keterbelakangan Umat, khusunya menanggulangi kebodohan dan kemiskinan,”pungkasnya. (K24/THR)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



















