ADIMULYO, Kebumen24.com – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (MenEkraf) Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, melakukan kunjungan kerja ke Desa Wisata Adiluhur, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen, Minggu (1/11/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau sekaligus memperkuat program Aktivasi Desa Kreatif dalam mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Adiluhur ini dikemas dalam sejumlah workshop yang terbagi di empat titik lokasi, yakni kawasan Taman Reptil, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta pendopo di sekitar KDMP Desa Adiluhur. Berbagai kegiatan tersebut melibatkan pelaku wisata, UMKM, mahasiswa, serta masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, Teuku Riefky Harsya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara Kementerian Ekonomi Kreatif dan Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam menyelenggarakan program Aktivasi Desa Kreatif. Menurutnya, program ini menjadi salah satu upaya pemerintah pusat untuk memperkuat potensi ekonomi kreatif yang telah tumbuh dan dikembangkan di berbagai desa.
“Kami mengucapkan apresiasi atas kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kebumen terkait program Kementerian Ekonomi Kreatif dengan tema Aktivasi Desa Kreatif. Pemerintah pusat melihat banyak desa memiliki potensi ekonomi kreatif yang sudah dibina oleh pemerintah daerah. Melalui program ini, kami ingin memperkuat apa yang sudah ada,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, penguatan ekonomi kreatif di Desa Adiluhur mencakup sejumlah bidang yang disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha dan potensi masyarakat. Materi workshop antara lain pembuatan konten digital, voice over, public speaking, akses pembiayaan melalui penyusunan proposal, literasi bisnis, hingga strategi jasa teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam mendukung aktivasi desa kreatif.
Menurutnya, pengembangan ekonomi kreatif di tingkat desa perlu didukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kemampuan pemasaran, serta akses terhadap pembiayaan. Dengan begitu, berbagai produk dan potensi lokal dapat berkembang menjadi usaha kreatif yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
Teuku Riefky menambahkan, program Aktivasi Desa Kreatif pada kuartal IV tahun 2026 dilaksanakan di 80 desa di seluruh Indonesia. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat berbagai merek lokal dan industri kreatif yang tumbuh dari potensi masing-masing daerah.
Sementara itu, Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah menyambut baik kunjungan Menteri Ekonomi Kreatif beserta jajaran ke Desa Adiluhur. Ia menilai kehadiran pemerintah pusat melalui program Aktivasi Desa Kreatif menjadi momentum penting untuk mendorong potensi desa agar semakin berkembang dan memiliki nilai ekonomi lebih besar.
Ia menambahkan, Kebumen memiliki beragam potensi lokal yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi kreatif, mulai dari sektor pariwisata, kerajinan, kuliner, hingga berbagai produk unggulan masyarakat. Potensi tersebut perlu didukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia, inovasi, serta pemanfaatan teknologi digital agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Zaeni berharap, program ini tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan baru kepada pelaku ekonomi kreatif, tetapi juga membuka akses pendampingan usaha, jejaring pemasaran, dan pembiayaan. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, komunitas kreatif, dan pelaku usaha diharapkan menjadi daya ungkit untuk menggerakkan perekonomian sekaligus membantu Kabupaten Kebumen menghadapi tantangan kemiskinan daerah. (K24/Ilham)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.














