GOMBONG, Kebumen24.com — Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) terus mematangkan persiapan pendirian Fakultas Kedokteran. Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan Pendampingan Pendirian Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Gombong yang digelar di Ruang Kuliah 1 UNIMUGO, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya UNIMUGO memastikan berbagai aspek yang dibutuhkan untuk pendirian Fakultas Kedokteran dapat dipersiapkan secara matang, mulai dari sumber daya manusia, akademik, sarana prasarana, tata kelola, hingga jejaring kerja sama.
Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UNIMUGO, Ir. M. Yahya Fuad, S.E., menyampaikan bahwa pendirian Fakultas Kedokteran merupakan langkah besar yang membutuhkan kesiapan, perencanaan matang, serta sinergi dari seluruh unsur universitas dan pihak terkait.
Menurutnya, persiapan tidak hanya mencakup aspek administratif dan sarana prasarana, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia, tata kelola, akademik, serta penguatan jejaring kerja sama.
Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah yang diwakili Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., turut memberikan apresiasi terhadap ikhtiar UNIMUGO dalam mempersiapkan pendirian Fakultas Kedokteran.
Ia menilai proses tersebut membutuhkan kesiapan secara menyeluruh, mulai dari akademik, sumber daya manusia, sarana prasarana, tata kelola, hingga jejaring rumah sakit dan dukungan seluruh elemen persyarikatan.
“Setiap persyaratan perlu dipetakan dengan baik, kemudian disiapkan secara bersama-sama dengan melibatkan unsur pimpinan universitas, fakultas, persyarikatan, rumah sakit, tenaga akademik, maupun mitra strategis lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UNIMUGO Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., memaparkan sejumlah kesiapan yang telah dimiliki kampus dalam mendukung proses pendirian Fakultas Kedokteran.
Saat ini UNIMUGO memiliki tujuh program studi dengan akreditasi Unggul. Selain itu, terdapat 21 dosen yang sedang menempuh pendidikan doktor (S3). Sebanyak 13 dosen telah terdata secara resmi di PDDIKTI, sementara delapan dosen lainnya telah menyelesaikan pendidikan namun masih menunggu penerbitan ijazah.
Dari sisi jabatan akademik, enam dosen telah menduduki jabatan Lektor Kepala, sedangkan empat dosen lainnya sedang dalam proses pengajuan tahap II. Dari aspek tata kelola dan akuntabilitas kelembagaan, UNIMUGO juga mencatatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama empat tahun berturut-turut.
Siapkan Ekosistem Pendidikan Kesehatan
Pendirian Fakultas Kedokteran menjadi bagian dari arah transformasi strategis UNIMUGO untuk memperkuat posisinya sebagai pusat keilmuan kesehatan unggulan.
Selain program studi kedokteran, UNIMUGO juga menyiapkan pengembangan sejumlah program magister untuk memperkuat jenjang pendidikan dan keilmuan di bidang kesehatan. Program tersebut meliputi Magister Keperawatan, Magister Hukum Kesehatan, Magister Manajemen Rumah Sakit, dan Magister Kebidanan.
Pengembangan tersebut diharapkan dapat membangun ekosistem pendidikan kesehatan yang lebih lengkap, mulai dari pendidikan vokasi, sarjana, profesi, hingga magister dan kedokteran.
Dalam kegiatan pendampingan, Prof. Dr. dr. Budu, Ph.D., SpM., turut memberikan arahan terkait berbagai strategi yang perlu dipersiapkan dalam pendirian Fakultas Kedokteran.
Pendampingan tersebut menjadi momentum bagi UNIMUGO untuk mengevaluasi kesiapan sekaligus menyusun langkah strategis agar proses pendirian Fakultas Kedokteran dapat berjalan secara sistematis dan memenuhi berbagai persyaratan yang ditetapkan.
Dengan penguatan SDM, akademik, tata kelola, serta jejaring kemitraan, UNIMUGO terus mempersiapkan diri untuk menghadirkan pendidikan kedokteran yang berkualitas dan memberikan kontribusi lebih luas bagi masyarakat. (K24/*)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.














