KUTOWINANGUN, Kebumen24.com – Musik bukan sekadar seni untuk dinikmati, tetapi juga dapat menjadi ruang bagi siswa untuk belajar, berekspresi, membangun kreativitas, dan bekerja sama. Hal inilah yang coba dikembangkan melalui kegiatan ekstrakurikuler musik di SMK Muhammadiyah Kutawinangun.
Kegiatan ekstrakurikuler tersebut menjadi salah satu wadah bagi siswa untuk mengasah kemampuan di bidang seni sekaligus memperoleh pengalaman yang tidak selalu didapatkan melalui pembelajaran di dalam kelas.
Pembina ekstrakurikuler musik SMK Muhammadiyah Kutawinangun, Roni Kurnia Ragil, S.Pd., mengatakan ketertarikannya membina kegiatan musik berawal dari kecintaannya terhadap dunia musik. Baginya, bermain musik merupakan aktivitas yang menyenangkan sekaligus dapat membantu pikiran menjadi lebih tenang dan segar.
“Karena bermain musik itu hal yang menyenangkan dan membuat pikiran tenang, fresh,” ungkap Roni dalam wawancara bersama tim pelatihan jurnalistik sekolah, Rabu (12/9/2026).
Sejak dipercaya menjadi pembina ekstrakurikuler musik pada 2025, Roni berupaya mengembangkan potensi yang dimiliki para siswa. Salah satu perhatian utamanya adalah menggali bakat siswa, terutama mereka yang masih duduk di kelas X.
“Di sekolah saya juga melihat potensi-potensi siswa sini, terutama yang masih kelas 10,” ujarnya.
Menurut Roni, salah satu pengalaman paling berkesan selama membina ekstrakurikuler musik adalah ketika melihat perkembangan siswa yang sebelumnya belum memiliki kemampuan bermusik, kemudian mampu berkembang hingga membentuk sebuah band.
Proses tersebut menjadi pengalaman tersendiri karena perkembangan siswa dapat terlihat secara bertahap melalui latihan dan kerja sama dalam kelompok.
Ia mencontohkan, ada siswa yang sebelumnya bahkan belum memahami istilah dasar dalam musik, seperti tempo. Namun, setelah rutin berlatih dan bergabung dalam sebuah tim band, pemahaman siswa tersebut mulai berkembang.
“Yang tadinya siswa itu belum bisa, belum tahu apa itu yang namanya tempo, tapi setelah menjadi satu tim di dalam band, dia sudah paham,” jelasnya.
Bagi Roni, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa kegiatan musik tidak hanya berorientasi pada kemampuan memainkan alat musik. Lebih dari itu, siswa juga belajar memahami peran masing-masing, mendengarkan anggota tim, menjaga kekompakan, serta bertanggung jawab terhadap hasil bersama.
Kecintaan Roni terhadap musik juga tidak terlepas dari pengaruh keluarganya. Ia menyebut orang tuanya sebagai salah satu sosok yang menginspirasinya dalam menjalankan peran sebagai guru sekaligus pembina ekstrakurikuler.
Orang tuanya yang juga seorang musisi pernah memberikan pelatihan musik kepadanya sejak dahulu. Pengalaman tersebut kemudian menjadi bagian dari perjalanan Roni hingga akhirnya turut membimbing siswa dalam mengembangkan kemampuan bermusik.
Menurutnya, bermain musik memberikan banyak pelajaran. Musik dapat menjadi sarana untuk menikmati kesenangan dan kegembiraan, sekaligus mengajarkan pentingnya kebersamaan.
Selain pengalaman yang membanggakan, kegiatan membina ekstrakurikuler musik juga menghadirkan sejumlah kejadian unik. Salah satunya ketika seorang siswa mengikuti kegiatan pelatihan dengan mengenakan celana pendek dan kaus, meskipun kegiatan tersebut menuntut peserta berpakaian lebih rapi.
Bagi Roni, kejadian tersebut menjadi pengalaman yang lucu sekaligus pembelajaran bagi siswa mengenai pentingnya menyesuaikan pakaian dengan kegiatan yang diikuti.
Ia berharap pengalaman-pengalaman selama mengikuti ekstrakurikuler dapat menjadi bagian dari proses pembentukan karakter siswa, termasuk kedisiplinan dan tanggung jawab.
Di akhir wawancara, Roni berpesan kepada para siswa, khususnya kelas X yang mengikuti ekstrakurikuler musik, agar terus bersemangat dan tidak mudah menyerah dalam mengembangkan kemampuan.
Menurutnya, keterampilan bermusik tidak cukup hanya diasah ketika berada di sekolah. Siswa juga perlu meluangkan waktu untuk berlatih secara mandiri di rumah.
“Bermain musik itu tidak hanya di sekolah, harus belajar juga di rumah. Musik itu tidak cuma satu orang, kita harus kelompok, jadi kita harus semangat bareng-bareng dengan tim yang lain,” pesannya.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















