Pendidikan

Bukan Sekadar Magang, Fakultas Tarbiyah IAINU Kebumen Siapkan Calon Guru Transformatif

×

Bukan Sekadar Magang, Fakultas Tarbiyah IAINU Kebumen Siapkan Calon Guru Transformatif

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com  – Magang profesi bagi mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAINU Kebumen bukan sekadar kewajiban akademik sebelum terjun ke dunia pendidikan. Program tersebut diposisikan sebagai ruang untuk mengasah kompetensi, membangun karakter, sekaligus menyiapkan calon guru yang mampu menghadirkan perubahan di lingkungan sekolah dan madrasah.

Komitmen itu terlihat dalam Pelatihan Kependidikan Persiapan Magang Profesi yang diikuti lebih dari 100 mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAINU Kebumen, Senin (7/9/2026). Kegiatan berlangsung di kampus IAINU Kebumen sebagai bekal bagi mahasiswa sebelum melaksanakan magang profesi.

Rektor IAINU Kebumen, Dr. Benny Kurniawan, M.Pd.I., menegaskan bahwa kesiapan mahasiswa menjadi hal penting sebelum mereka memasuki lingkungan sekolah dan madrasah.

Menurutnya, magang merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan berbagai ilmu, keterampilan, serta nilai yang telah diperoleh selama menjalani proses perkuliahan.

“Magang adalah momentum mengimplementasikan ilmu, keterampilan, dan nilai yang telah dipelajari di bangku kuliah,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah IAINU Kebumen, Dr. Umi Arifah, S.Pd.I., M.M., mendorong mahasiswa agar menjadikan masa magang sebagai kesempatan untuk membangun sikap profesional.

Disiplin, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, serta etika profesi, menurutnya, menjadi bekal penting yang harus dimiliki calon pendidik ketika berada di lingkungan sekolah maupun madrasah.

Pelatihan tersebut menghadirkan dua materi utama yang dirancang untuk memperkuat kompetensi akademik sekaligus kepemimpinan mahasiswa.

Materi pertama, “Inovasi Pembelajaran Mendalam”, disampaikan oleh Dr. Maryanto, M.Sc. Dalam sesi tersebut, mahasiswa dibekali pemahaman tentang pentingnya menciptakan proses pembelajaran yang aktif, kritis, dan kontekstual.

Pembelajaran tidak cukup hanya berorientasi pada hafalan. Calon guru dituntut mampu menghadirkan pengalaman belajar yang mendorong peserta didik berpikir, memahami persoalan, serta menghubungkan materi dengan kehidupan nyata.

Materi kedua, “Kepemimpinan Transformatif”, disampaikan oleh Hasyim Asngari, M.Pd., Ketua Pergunu Kebumen.

Ia menekankan bahwa guru bukan hanya bertugas menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga memiliki peran sebagai pemimpin dalam proses pembelajaran sekaligus teladan bagi peserta didik.

Karena itu, guru dituntut memiliki keberanian untuk berinovasi, membangun budaya positif, dan mampu menggerakkan lingkungan sekolah menuju perubahan yang lebih baik.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan bedah Buku Magang Profesi. Sesi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan mahasiswa memahami tugas, tata kerja, etika, serta mekanisme yang harus dijalankan selama mengikuti program magang.

Fakultas Tarbiyah IAINU Kebumen berharap pengalaman magang tidak berhenti sebagai pemenuhan kewajiban akademik. Lebih dari itu, mahasiswa diharapkan mampu membawa ilmu dan nilai yang diperoleh di kampus ke ruang kelas secara nyata.

“Dari kampus menuju ruang kelas, kami ingin melahirkan guru yang tidak hanya mengajar, tetapi juga menginspirasi dan membawa perubahan,” tegas pihak Fakultas Tarbiyah IAINU Kebumen.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.