SEJARAH

Menguak Jejak Temuan Prasasti Berhuruf Tionghoa di Panjer Kebumen

61
×

Menguak Jejak Temuan Prasasti Berhuruf Tionghoa di Panjer Kebumen

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Temuan sebuah prasasti batu berhuruf Tionghoa di kawasan bekas kompleks Sari Nabati/Mexolie, Panjer, Kabupaten Kebumen, kembali menarik perhatian pemerhati sejarah. Prasasti yang ditemukan pada 16 Januari 2014 itu dinilai menjadi salah satu artefak yang dapat membuka tabir penting mengenai peran kawasan Panjer dalam perjalanan sejarah Nusantara.

Kajian tersebut dipublikasikan oleh peneliti sejarah lokal Ananda R. melalui situs Kebumen2013 pada 27 Januari 2014. Dalam tulisannya, ia mengemukakan bahwa keberadaan prasasti berbahan batu andesit tersebut menjadi salah satu petunjuk yang memperkuat dugaan bahwa Panjer pernah menjadi kawasan penting yang memiliki hubungan dengan jaringan perdagangan maupun peradaban internasional pada masa lampau.

Prasasti yang ditemukan dalam kondisi sebagian permukaannya tampak menghitam akibat bekas terbakar itu memuat lima karakter huruf Tionghoa, yakni:

Menurut hasil pembacaan sementara yang disampaikan dalam kajian tersebut, rangkaian karakter itu berkaitan dengan kata “Jawa” serta “penduduk” atau “populasi”. Berdasarkan interpretasi tersebut, muncul beberapa kemungkinan makna, di antaranya menggambarkan masyarakat Jawa yang terbuka terhadap pendatang atau menunjukkan sebuah wilayah yang memiliki daya tahan dan kekuatan sebagai pusat pertahanan maupun permukiman.

Penulis kajian juga mengaitkan temuan tersebut dengan sejumlah situs sejarah yang berada di sekitar lokasi, seperti Makam Kuwu Panjer, Pamoksan Gajah Mada/Sabda Palon, Pertabatan Amangkurat I, serta sejumlah nisan kuno yang sebelumnya ditemukan di kawasan tersebut. Menurutnya, rangkaian temuan itu berpotensi menunjukkan bahwa wilayah Panjer pernah menjadi pusat aktivitas penting pada masa kerajaan di Nusantara.

Dalam kajiannya disebutkan pula bahwa bentuk aksara pada prasasti diduga berasal dari periode pelayaran Laksamana Cheng Ho. Namun demikian, dugaan tersebut masih memerlukan penelitian arkeologis, epigrafi, dan filologi yang lebih mendalam oleh lembaga yang berwenang agar dapat dipastikan secara ilmiah.

Hingga kini, temuan tersebut masih menjadi bagian dari kajian sejarah lokal dan belum diumumkan sebagai kesimpulan resmi oleh instansi pelestarian cagar budaya maupun lembaga penelitian arkeologi nasional. Meski demikian, keberadaan prasasti tersebut menjadi salah satu artefak yang memperkaya diskusi mengenai sejarah Panjer sebagai cikal bakal Kabupaten Kebumen dan membuka peluang penelitian lanjutan mengenai hubungan wilayah selatan Jawa dengan dunia internasional pada masa lampau.

Apabila penelitian lanjutan dapat dilakukan secara komprehensif, bukan tidak mungkin temuan ini akan memberikan kontribusi penting dalam memperkaya khazanah sejarah Kebumen maupun sejarah Nusantara secara lebih luas.

Sumber resmi:

 

  1. Kebumen2013 – Temuan Prasasti Berhuruf Cina Penguat Keberadaan Tokoh Besar Nusantara di Panjer – Kebumen
  2. Kebumen2013 – Sejarah Singkat Panjer – Kebumen

Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.