Uncategorized

Jembatan Garuda Resmi Beroperasi, Hubungkan Ambal–Mirit dan Permudah Mobilitas Ribuan Warga Kebumen

76
×

Jembatan Garuda Resmi Beroperasi, Hubungkan Ambal–Mirit dan Permudah Mobilitas Ribuan Warga Kebumen

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Infrastruktur di Kabupaten Kebumen kembali diperkuat dengan diresmikannya Jembatan Garuda yang membentang di atas Sungai Sidandang, Desa Blengorkulon, Kecamatan Ambal. Kehadiran jembatan beton ini menjadi solusi penting bagi mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Jembatan sepanjang 15 meter dengan lebar 2 meter tersebut menghubungkan Desa Blengorkulon, Kecamatan Ambal, dengan Desa Wirogaten, Kecamatan Mirit. Infrastruktur ini diharapkan mampu memperlancar akses masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga kegiatan sosial sehari-hari.

Diperkirakan, sekitar 3.000 warga akan merasakan manfaat langsung dari keberadaan Jembatan Garuda yang kini menjadi jalur penghubung strategis di kawasan tersebut.

Kepala Desa Blengorkulon, Kuwat, mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan tersebut telah lama menjadi harapan masyarakat. Sebelum dibangun, kondisi jembatan lama dinilai sempit dan mengalami kerusakan yang cukup parah sehingga membahayakan pengguna jalan.

“Dulu jembatan ini sangat rawan. Sudah ada sekitar 10 warga yang terjatuh bersama sepeda motornya ke sungai. Namun masyarakat tetap harus melintas karena merupakan akses terdekat menuju pasar dan sekolah. Atas nama warga Desa Blengorkulon dan Wirogaten, kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas pembangunan Jembatan Garuda ini,” ujar Kuwat.

Sementara itu, Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, di Kabupaten Kebumen terdapat 10 titik pembangunan jembatan. Dari jumlah tersebut, lima jembatan telah selesai dibangun, terdiri atas satu jembatan Bailey dan empat jembatan beton. Adapun lima titik lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

“Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam pembangunan infrastruktur ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kebumen serta memperlancar konektivitas antarwilayah,” kata Brigjen TNI Yuniar.

 

Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas perhatian yang diberikan terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kebumen.

Menurutnya, keberadaan Jembatan Garuda akan memberikan dampak positif yang besar, terutama bagi para petani dalam mengangkut hasil panen serta bagi pelajar yang setiap hari melintasi jalur tersebut menuju sekolah.

“Jembatan ini akan memberikan dampak yang signifikan terhadap kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya para petani, serta mempermudah mobilitas para pelajar. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih,” ujar Lilis.

Peresmian Jembatan Garuda turut dihadiri Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono beserta jajaran, Forkopimcam Ambal, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga disalurkan 20 paket bantuan sembako kepada warga serta 250 bibit pohon alpukat sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penghijauan di wilayah sekitar.

Dengan beroperasinya Jembatan Garuda, diharapkan konektivitas antarwilayah di Kecamatan Ambal dan Kecamatan Mirit semakin baik, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, memperlancar akses pendidikan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Kebumen.(K24/TOHRI).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.