Pendidikan

Pantang Menyerah di Penghujung Masa Studi, Santri Ponpes Al-Kamal Lulus Munaqosah FEBI IAINU Kebumen pada Semester 12

287
×

Pantang Menyerah di Penghujung Masa Studi, Santri Ponpes Al-Kamal Lulus Munaqosah FEBI IAINU Kebumen pada Semester 12

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com  – Semangat pantang menyerah kembali ditunjukkan oleh seorang mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen. Di tengah batas akhir masa studi, Wiwit Tri Atmojo berhasil membuktikan bahwa kerja keras, tanggung jawab, dan tekad yang kuat mampu mengantarkannya meraih gelar Sarjana Ekonomi (S.E.).

Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah tersebut dinyatakan lulus dalam Sidang Munaqosah Skripsi Tahap I yang digelar pada Senin (6/7/2026) di Majelis I (Ruang Teatrikal) FEBI IAINU Kebumen. Keberhasilan ini menjadi momen yang penuh haru karena Wiwit menyelesaikan studinya tepat pada semester ke-12 atau batas akhir masa perkuliahan.

Kelulusan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa tidak ada kata terlambat untuk menyelesaikan amanah pendidikan. Di tengah ancaman Drop Out (DO), Wiwit mampu membalikkan keadaan dengan menyelesaikan seluruh proses akademik hingga berhasil mempertahankan skripsinya di hadapan dewan penguji.

Perjalanan akademik Wiwit tidak selalu berjalan mulus. Ia mengakui sempat kehilangan fokus dalam menjalani perkuliahan. Berbagai kesibukan di luar kampus, ditambah rasa malas yang sempat muncul, membuat proses penyusunan skripsinya tertunda cukup lama hingga melewati masa studi normal.

Situasi tersebut bahkan membuat proses bimbingan skripsi beberapa kali tertunda. Namun ketika menyadari masa studinya telah berada di penghujung batas, Wiwit memilih bangkit dan menuntaskan tanggung jawab yang telah ia mulai.

Baginya, menyelesaikan pendidikan bukan hanya demi memperoleh gelar akademik, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab kepada kedua orang tua, almamater, serta masa depan yang telah lama diperjuangkan.

Selain sebagai mahasiswa, Wiwit juga merupakan santri aktif di Pondok Pesantren Al-Kamal, Kuwarasan, Kebumen. Latar belakang tersebut menginspirasi tema penelitian skripsinya yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi pesantren.

Skripsi berjudul “Pengembangan Kewirausahaan Bagi Santri Madrasah Aliyah Plus Nururrohmah Pondok Pesantren Al-Kamal Kebumen Jawa Tengah Tahun 2026” mengkaji implementasi program kewirausahaan berbasis budidaya hidroponik di lingkungan pesantren.

Melalui penelitian tersebut, Wiwit menyoroti bagaimana budidaya hidroponik dapat menjadi media pembelajaran sekaligus inkubator usaha bagi para santri. Program tersebut dinilai mampu membekali santri dengan keterampilan agribisnis modern tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman, sehingga mereka memiliki bekal kemandirian ekonomi ketika kembali mengabdi di tengah masyarakat.

Dengan gelar Sarjana Ekonomi yang kini berhasil diraih, Wiwit berkomitmen untuk terus mengembangkan pengabdian dan pemberdayaan ekonomi di lingkungan Pondok Pesantren Al-Kamal.

Sidang munaqosah berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 11.00 WIB dengan suasana yang khidmat. Wiwit mempresentasikan hasil penelitiannya di hadapan tim penguji yang terdiri atas dosen-dosen berpengalaman.

Annisa Mangole, M.E., bertindak sebagai dosen pembimbing. Sementara Mukhsinun, S.H.I., M.E.I., menjadi Penguji I dan Abdul Waid, M.S.I., sebagai Penguji II. Sidang dipimpin oleh Abdul Waid, M.S.I. selaku Ketua Sidang dengan Nur Iman Hakim Al Faqih, M.E.K., sebagai Sekretaris Sidang.

Selama proses ujian berlangsung, Wiwit mampu menjawab berbagai pertanyaan dan mempertahankan argumentasi ilmiahnya dengan baik hingga akhirnya dinyatakan lulus.

Keberhasilan Wiwit mendapat apresiasi langsung dari Dekan FEBI IAINU Kebumen, Abdul Waid, S.H.I., M.S.I. Menurutnya, perjuangan Wiwit merupakan contoh nyata bahwa mahasiswa tidak boleh menyerah meskipun menghadapi berbagai hambatan selama proses studi.

“Kami dari jajaran pimpinan fakultas sangat mengapresiasi perjuangan Wiwit Tri Atmojo. Meskipun sempat menghadapi kendala fokus dan menyelesaikan studi hingga semester ke-12, ia menunjukkan karakter seorang pejuang yang bertanggung jawab. Ia tidak lari dari kewajibannya, tetapi memilih menyelesaikannya dengan penuh komitmen. Ini menjadi teladan bahwa selama masih ada kemauan, selalu ada jalan untuk menyelesaikan pendidikan. Gelar yang diraih hari ini merupakan buah dari ketekunan dan kerja kerasnya,” ujar Abdul Waid usai menutup sidang munaqosah.

Ia juga menilai tema penelitian mengenai kewirausahaan hidroponik di lingkungan pesantren sangat relevan dengan visi FEBI IAINU Kebumen dalam mengembangkan ekonomi syariah berbasis sektor riil dan pemberdayaan masyarakat.

Pihak fakultas berharap hasil penelitian tersebut tidak berhenti sebagai karya ilmiah semata, tetapi dapat diimplementasikan untuk memperkuat ketahanan pangan, membangun jiwa kewirausahaan santri, serta mendorong kemandirian ekonomi Pondok Pesantren Al-Kamal Kuwarasan.

Keberhasilan Wiwit Tri Atmojo menjadi inspirasi bahwa keterlambatan bukanlah akhir dari perjalanan. Dengan tekad, disiplin, dan tanggung jawab, ia berhasil menepis stigma mahasiswa semester tua dan membuktikan bahwa setiap perjuangan yang diselesaikan dengan sungguh-sungguh akan berbuah manis.

Kini, setelah resmi menyelesaikan sidang munaqosah, Wiwit bersiap mengikuti prosesi wisuda sekaligus mengabdikan ilmu yang diperolehnya untuk kemajuan pesantren dan masyarakat.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.