GOMBONG, Kebumen24.Com – Pimpinan Komisariat (PK) IPNU IPPNU SMK Ma’arif 5 Gombong sukses menyelenggarakan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Raya bagi peserta didik baru kelas X. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 16 Juli 2026 tersebut menjadi langkah awal pembinaan karakter sekaligus kaderisasi pelajar Nahdlatul Ulama di lingkungan sekolah.
Makesta Raya diprakarsai oleh jajaran pengurus PK IPNU IPPNU SMK Ma’arif 5 Gombong atau yang akrab dikenal sebagai SMK Maligo. Melalui kegiatan ini, para siswa baru diperkenalkan dengan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) An-Nahdliyyah, keorganisasian IPNU-IPPNU, serta pentingnya membangun karakter yang religius, disiplin, dan berjiwa kepemimpinan sejak dini.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Pimpinan Cabang (PC) IPPNU Kabupaten Kebumen. Ketua PC IPPNU Kabupaten Kebumen, Fatatun Malikhah, hadir secara langsung untuk memberikan motivasi kepada para peserta sekaligus mengapresiasi semangat kaderisasi yang terus dijaga oleh PK IPNU IPPNU SMK Ma’arif 5 Gombong.
Dalam sambutannya, Fatatun menilai Makesta bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi gerbang awal bagi pelajar untuk berproses menjadi generasi muda yang memiliki prinsip kuat di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi.
“Makesta menjadi langkah awal untuk membentuk pelajar yang memiliki karakter, berpegang teguh pada nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyyah, sekaligus mampu menyaring berbagai informasi secara bijak,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMK Ma’arif 5 Gombong, Mukhamad Ma’muri, M.Pd., menegaskan bahwa tantangan dunia kerja dan perkembangan zaman membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul dalam kompetensi keahlian, tetapi juga memiliki integritas dan karakter yang kuat.
Menurutnya, Nahdlatul Ulama membutuhkan kader-kader profesional yang mampu berkontribusi bagi masyarakat. Karena itu, penanaman ideologi Aswaja harus berjalan beriringan dengan pengembangan kemampuan akademik maupun keterampilan peserta didik.
“Nahdlatul Ulama sangat membutuhkan kader-kader profesional di masa depan. Oleh karena itu, kekuatan ideologi Aswaja An-Nahdliyyah yang kita tanamkan hari ini harus diimbangi dengan kepemilikan softskill dan hardskill yang baik selama kalian menempuh pendidikan di SMK Maligo ini,” tegas Mukhamad Ma’muri.
Selama pelaksanaan Makesta Raya, peserta memperoleh berbagai materi yang dirancang secara interaktif. Selain pengenalan tentang ke-NU-an, ke-Aswaja-an, dan organisasi IPNU-IPPNU, para siswa juga mengikuti pelatihan kepemimpinan dasar yang bertujuan mengasah kemampuan komunikasi, kerja sama, tanggung jawab, serta kemandirian.
Panitia penyelenggara dari PK IPNU IPPNU SMK Ma’arif 5 Gombong mengemas kegiatan dalam suasana yang komunikatif dan partisipatif sehingga peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga aktif berdiskusi dan membangun kekompakan antarsiswa baru.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















