KEBUMEN, Kebumen24.com – Momen Akhirussanah dan Pelepasan Murid Kelas VI MI Ma’arif Purwodeso, Kecamatan Sruweng, Senin (22/6/2026), menjadi lebih istimewa dengan penyerahan izin operasional TPQ Darul Ilmi serta sertifikat tanah wakaf oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin.
Penyerahan dokumen tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan akhirussanah yang diikuti oleh 26 siswa kelas VI. Selain menandai berakhirnya masa pendidikan dasar para siswa, momentum ini juga menjadi tonggak penguatan layanan pendidikan keagamaan dan pengembangan sarana pendidikan di lingkungan madrasah.
Acara dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen Mulyono, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Fahrudin, Kepala KUA Kecamatan Sruweng Miftah, Camat Sruweng, Kepala Desa Purwodeso, komite madrasah, wali murid, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Anif Solikhin mengapresiasi pelaksanaan Akhirussanah MI Ma’arif Purwodeso yang berlangsung tertib, lancar, dan penuh khidmat. Ia juga memberikan penghargaan kepada para guru dan tenaga kependidikan yang telah mendedikasikan diri dalam mendidik serta membimbing para siswa hingga menyelesaikan pendidikan di tingkat madrasah ibtidaiyah.
Menurutnya, Kementerian Agama terus berkomitmen memberikan pelayanan dan dukungan yang adil kepada seluruh lembaga pendidikan, baik negeri maupun swasta.
“Madrasah memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang unggul, berilmu, dan berakhlakul karimah. Pemerintah hadir untuk memastikan seluruh lembaga pendidikan memperoleh perhatian dan dukungan yang sama, termasuk melalui berbagai program bantuan pendidikan,” ujar Anif.
Penyerahan izin operasional TPQ Darul Ilmi disambut gembira oleh keluarga besar MI Ma’arif Purwodeso. Kehadiran TPQ tersebut diharapkan semakin memperkuat pembinaan keagamaan sekaligus meningkatkan literasi Al-Qur’an bagi peserta didik.
Kepala MI Ma’arif Purwodeso, Sarbani, menjelaskan bahwa madrasah yang dipimpinnya telah berdiri sejak tahun 1968 dan kini memiliki 274 siswa. Ia menyebut TPQ Darul Ilmi merupakan bagian dari program pendidikan madrasah yang dilaksanakan setiap hari sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
“Program TPQ dilaksanakan mulai pukul 07.00 hingga 08.30 WIB. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membentuk karakter religius sekaligus meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an,” jelasnya.
Selain menerima izin operasional TPQ, pihak madrasah juga memperoleh sertifikat tanah wakaf yang akan dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan sarana dan prasarana pendidikan.
Sarbani mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan Kementerian Agama kepada lembaganya.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama atas perhatian dan dukungannya. Sertifikat tanah wakaf ini menjadi modal penting bagi pengembangan madrasah agar pelayanan pendidikan semakin baik dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Ia berharap lahan wakaf yang telah memiliki kepastian hukum tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pengembangan fasilitas pendidikan yang mampu menunjang kebutuhan peserta didik di masa mendatang.
Rangkaian Akhirussanah berlangsung dalam suasana haru dan penuh kebahagiaan. Selain prosesi pelepasan siswa kelas VI, kegiatan juga menjadi ajang silaturahmi antara madrasah, orang tua, dan masyarakat dalam memperkuat dukungan terhadap kemajuan pendidikan Islam di Desa Purwodeso.
Kegiatan ditutup dengan pengajian yang disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo Magelang, KH. M. Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf. Dalam tausiyahnya, ia memberikan motivasi kepada para lulusan agar terus melanjutkan pendidikan, menjaga akhlak, serta menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















