Pendidikan

Gelar Konferensi Internasional Perdana, IAINU Kebumen Bakal Hadirkan Akademisi dari Indonesia, Malaysia, dan Pakistan

125
×

Gelar Konferensi Internasional Perdana, IAINU Kebumen Bakal Hadirkan Akademisi dari Indonesia, Malaysia, dan Pakistan

Sebarkan artikel ini
Poster resmi The 1st IAINU’s International Conference (IIC) 2026 yang mengusung tema “Integrating Islamic Values, Science, Technology and Global Civilization for Sustainable Future”. Konferensi ini menjadi ajang kolaborasi akademik internasional yang mempertemukan peneliti dan praktisi dari Indonesia, Malaysia, dan Pakistan.

KEBUMEN, Kebumen24.com – Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen kembali menorehkan langkah strategis dalam upaya internasionalisasi perguruan tinggi melalui penyelenggaraan The 1st IAINU’s International Conference (IIC) 2026. Konferensi internasional perdana tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 26 Agustus 2026, secara hybrid (luring dan daring) dengan pusat kegiatan di Trio Azana Style Hotel Kebumen.

Kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi IAINU Kebumen dalam memperluas jejaring akademik global sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi Islam dalam menjawab berbagai tantangan dunia modern yang terus berkembang.

Mengusung tema “Integrating Islamic Values, Science, Technology and Global Civilization for Sustainable Future”, konferensi ini akan mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, mahasiswa, serta pemerhati pendidikan dari berbagai negara. Berbagai isu strategis akan dibahas, mulai dari pendidikan Islam, perkembangan teknologi, ekonomi syariah, hukum Islam, hingga pembangunan berkelanjutan dan transformasi sosial di era digital.

Rektor IAINU Kebumen, Dr. Benny Kurniawan, M.Pd.I., dijadwalkan membuka acara sekaligus menyampaikan sambutan mengenai arah pengembangan kampus menuju perguruan tinggi Islam yang unggul dan berdaya saing global.

Konferensi internasional ini juga menghadirkan Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, sebagai keynote speaker. Dalam pemaparannya, ia akan menyampaikan perspektif strategis mengenai pengembangan pendidikan Islam di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Tidak hanya menghadirkan tokoh nasional, IIC 2026 juga melibatkan akademisi internasional sebagai pembicara utama pada sesi pleno. Mereka adalah Prof. Dr. H. Abdul Mustaqim, M.A. dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Dr. Siti Marnuah, M.Ed. dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia, serta Wazir Ali, M.A., M.Ed., M.Phil. dari Government of Balochistan, Pakistan.

Kehadiran para akademisi dari berbagai negara tersebut menjadi bukti nyata komitmen IAINU Kebumen dalam membangun kolaborasi akademik lintas negara sekaligus memperluas ruang dialog ilmiah di tingkat internasional.

Selain sesi pleno, konferensi juga menghadirkan pembicara undangan atau invited speakers, yakni Dr. Atim Rinawati, M.Pd. dari IAINU Kebumen dan Dr. H. Imam Satibi, M.Pd.I. dari UMNU Kebumen. Keduanya akan membahas berbagai isu terkait pendidikan, keislaman, inovasi pembelajaran, serta pembangunan masyarakat berkelanjutan.

Panitia membuka kesempatan seluas-luasnya bagi akademisi dan peneliti untuk mempresentasikan hasil riset mereka dalam berbagai bidang kajian. Topik yang dapat diangkat antara lain transformasi kepemimpinan pendidikan Islam, kecerdasan buatan dan inovasi digital, ekonomi syariah dan green finance, hukum Islam dan hak asasi manusia, media digital dan dakwah Islam, studi Al-Qur’an dalam masyarakat global, hingga pemberdayaan masyarakat berbasis Sustainable Development Goals (SDGs).

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan publikasi ilmiah, artikel yang lolos seleksi akan diterbitkan pada sejumlah media ilmiah bereputasi, di antaranya Proceeding IAINU, Jurnal Labtala (Sinta 4), Jurnal An-Nidzam (Sinta 4), Jurnal Al-Maqashid (Sinta 4), Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs) (Sinta 4), serta berbagai jurnal internasional dan seri konferensi multidisipliner lainnya.

Panitia juga telah menetapkan jadwal penting pelaksanaan konferensi. Batas akhir pengiriman abstrak ditetapkan pada 15 Juli 2026, pengumuman penerimaan abstrak pada 24 Juli 2026, batas pembayaran peserta pada 4 Agustus 2026, dan pengumpulan naskah lengkap (full paper) pada 19 Agustus 2026. Adapun pelaksanaan konferensi akan berlangsung pada 26 Agustus 2026.

Rektor IAINU Kebumen, Dr. Benny Kurniawan, berharap konferensi internasional perdana ini dapat menjadi wadah pertukaran gagasan, penguatan kolaborasi riset, sekaligus kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menjawab berbagai tantangan global melalui integrasi nilai-nilai Islam, ilmu pengetahuan, dan teknologi.

“Konferensi ini diharapkan mampu memperkuat reputasi akademik IAINU Kebumen di tingkat nasional maupun internasional sekaligus menjadi ruang kolaborasi bagi para akademisi dalam membangun masa depan yang berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resminya, Kamis 18 Juni 2026. (K24/)*


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.