Pendidikan

89 Santri IBS MTsN 1 Kebumen Diwisuda, Kakan Kemenag: Sukses Dunia dan Akhirat Kuncinya Ilmu

95
×

89 Santri IBS MTsN 1 Kebumen Diwisuda, Kakan Kemenag: Sukses Dunia dan Akhirat Kuncinya Ilmu

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Suasana khidmat dan penuh haru mewarnai Haflah Akhirussanah dan Wisuda Santri Islamic Boarding School (IBS) MTs Negeri 1 Kebumen Tahun 2026 yang digelar di halaman MTsN 1 Kebumen, Jumat (5/6/2026) malam. Sebanyak 89 santri kelas IX resmi diwisuda setelah menyelesaikan pendidikan berasrama selama tiga tahun.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin, yang mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai. Turut hadir Ketua MUI Kabupaten Kebumen KH Nursodik, dai Kebumen KH Khamid, Kepala MTsN 1 Kebumen Siti Rojiatur Rochmah, Ketua Program IBS H. M. Harmuzi, para ustaz dan ustazah, serta ratusan wali santri.

Malam wisuda berlangsung layaknya haflah pondok pesantren. Para santri menampilkan berbagai kemampuan yang telah mereka pelajari selama menempuh pendidikan di IBS, mulai dari membaca Al-Qur’an, hafalan Al-Qur’an, penguasaan kitab kuning, hingga keterampilan berbahasa Arab.

Dalam sambutannya, Anif Solikhin menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian para santri yang dinilainya menunjukkan keberhasilan pembinaan keagamaan di lingkungan IBS MTsN 1 Kebumen.

“Saya sangat bangga melihat kemampuan anak-anak. Hafalan Al-Qur’an, pemahaman kitab, dan keterampilan bahasa Arab mereka luar biasa. Ini merupakan hasil kerja keras para santri, para ustaz dan ustazah, serta dukungan penuh dari orang tua,” ujarnya.

Menurut Anif, penguasaan bahasa Arab menjadi salah satu kunci penting dalam memperdalam ilmu keislaman. Sebab, sebagian besar literatur Islam klasik maupun kontemporer ditulis dalam bahasa Arab sehingga generasi muda perlu terus mempelajarinya secara serius.

“Kalau ingin sukses, kuncinya adalah ilmu. Sukses dunia dan akhirat juga dengan ilmu. Karena itu bahasa Arab harus dipelajari dengan sungguh-sungguh agar akses terhadap ilmu agama semakin luas,” pesannya.

Mengutip Kitab Ta’lim al-Muta’allim karya Syaikh Az-Zarnuji, Anif mengingatkan bahwa keberhasilan menuntut ilmu tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh adab dan ketulusan niat.

“Niat harus benar karena Allah. Santri harus semangat dan sabar dalam belajar. Orang tua juga harus sabar, ikhlas, serta terus memberikan dukungan kepada anak-anak dalam menuntut ilmu,” katanya.

Ia juga mengajak para wali santri untuk terus memberikan motivasi kepada putra-putri mereka agar tetap semangat meraih cita-cita. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi terbaik yang dapat diberikan orang tua kepada anak-anaknya.

Pada kesempatan tersebut, Anif turut mengapresiasi prestasi akademik MTsN 1 Kebumen yang berhasil meraih peringkat pertama hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Kebumen Tahun 2026. Capaian tersebut bahkan melampaui rata-rata Jawa Tengah maupun nasional.

Sementara itu, Ketua Program IBS MTsN 1 Kebumen, H. M. Harmuzi, menjelaskan bahwa saat ini jumlah santri IBS mencapai 280 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 89 santri kelas IX diwisuda pada Haflah Akhirussanah Tahun 2026.

“Alhamdulillah, malam ini kami mewisuda 89 santri yang selama tiga tahun telah mengikuti pembinaan melalui berbagai program unggulan di lingkungan IBS,” ungkapnya.

Harmuzi menjelaskan, pada Tahun Pelajaran 2025/2026 IBS MTsN 1 Kebumen memiliki sembilan kelas. Untuk kelas VII dan VIII terdiri dari Program Tahfidz, Program Kitab, dan Program Itqan. Sementara kelas IX terdiri dari Program Tahfidz, Program Kitab, dan Program Bahasa.

Menurutnya, IBS MTsN 1 Kebumen berdiri sejak Tahun Pelajaran 2015/2016 sebagai respons terhadap tantangan modernisasi dan globalisasi. Program pendidikan berasrama tersebut dirancang untuk memadukan pendidikan agama, ilmu pengetahuan, teknologi, serta pembentukan karakter peserta didik.

“Tujuan utama IBS adalah menciptakan keseimbangan antara ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum sehingga lahir generasi unggul, religius, dan kompetitif di era global,” jelasnya.(k24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.