Pendidikan

Hati-Hati Jangan Terlalu Friendly! Ini Bahaya Keramahan Berlebihan ke Lawan Jenis di Medsos

133
×

Hati-Hati Jangan Terlalu Friendly! Ini Bahaya Keramahan Berlebihan ke Lawan Jenis di Medsos

Sebarkan artikel ini
ilustrasi

KEBUMEN, Kebumen24.com – Sikap ramah dalam berinteraksi di media sosial merupakan hal yang positif dan mencerminkan etika komunikasi yang baik. Namun, jika dilakukan secara berlebihan terutama kepada lawan jenis, hal ini dinilai berpotensi menimbulkan kesalahpahaman hingga berdampak pada persoalan emosional yang lebih serius.

Fenomena tersebut kembali menjadi perhatian publik setelah beredarnya sebuah unggahan video di akun Instagram @deas_lyna yang membahas pentingnya menjaga batas dalam berinteraksi di ruang digital.

Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa gaya komunikasi yang terlalu lembut, terlalu akrab, atau menunjukkan perhatian berlebih kepada lawan jenis dapat ditafsirkan berbeda oleh masing-masing individu.

“Ramah itu boleh, tapi jangan berlebihan. Karena apa yang kita anggap biasa saja, bisa saja ditangkap berbeda oleh orang lain,” demikian kutipan dari unggahan tersebut.

Unggahan itu juga menekankan bahwa dalam perspektif etika sosial dan nilai keagamaan, menjaga batas interaksi antara laki-laki dan perempuan menjadi hal penting untuk menghindari salah tafsir maupun keterlibatan perasaan yang tidak diinginkan.

Selain itu, kasus yang turut disinggung dalam unggahan tersebut menggambarkan bahwa hubungan interpersonal di media sosial sering kali memiliki persepsi yang berbeda antara satu pihak dengan pihak lain. Hal ini kemudian memicu perdebatan di kalangan warganet, terutama terkait pentingnya komunikasi yang sehat dan tidak menimbulkan asumsi berlebihan.

Sebagian pengguna media sosial menilai bahwa menjaga sikap dan batas dalam berinteraksi memang diperlukan agar tidak menimbulkan harapan atau interpretasi yang keliru. Namun, sebagian lainnya mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan tanpa melihat konteks secara utuh.

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa interaksi di era digital tidak hanya soal komunikasi, tetapi juga menyangkut kesadaran emosional, etika, dan pemahaman terhadap batas sosial agar tidak menimbulkan dampak yang merugikan pihak lain.

Sumber: https://www.instagram.com/deas_lyna


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.